PALABUHANRATU – Dalam upaya memberikan pemahaman masyarakat mengenai peraturan peraturan menteri kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 7 Tahun 2024 tentang pengelolaan Lobster, berikut benih benihnya.
Dinas Perikanan beserta Polres Sukabumi lakukan sosialisasi kepada organisasi masyarakat HNSI, PNTI, Pokmaswas, dan lelaku usaha perikanan seperti koperasi, KUB serta nelayan di aula rapat gedung PPNP (Pelabuhan Perikanan Nusantara Palabuhanratu.
Diungkapkan kepala dinas Perikanan Kabupaten Sukabumi Nunung Nurhayati maksud dan tujuan sosialisasi Permen KP tersebut untuk menambahkan informasi dan pemahaman kepada masyarakat mengenai peraturan terbaru tersebut, tidak hanya itu memastikan bahwa seluruh pemangku kepentingan, termasuk nelayan, pelaku usaha dan instansi terkait, mengetahui dan memahami ketentuan yang diatur dalam peraturan.
Ditegaskan Nunung, sosialisasi tersebut atas gagasan dari Kapolres Sukabumi AKBP Tony Prasetyo Yudhangkoro yang sangat mencintai nelayan kabupaten Sukabumi agar bisa terlindungi dan segala aktivitas para nelayan legal dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan, serta mendorong partisipasi aktif dari masyarakat dalam implementasi peraturan pengelolaan lobster tersebut.
“Alhamdulillah ini gagasan pak Kapolres, intinya semua yang dibahas untuk melindungi nelayan BBL,” ujar Nunung kepada Radar Sukabumi saat diwawancara. Kamis, (6/6).
Menurut Nunung, kapolres AKBP Tony melihat potensi yang di Kabupaten Sukabumi sangat banyak dan melimpah sehingga berkeinginan kabupaten Sukabumi tetap terkenal, harum dengan tidak ada lagi dalam pengelolaan BBL ilegal kedepan.
“Saya jmengucapkan terima kasih, karena para nelayan kita kalau semua legal dan mengikuti aturan dalam menjalankan aktivitasnya, kata beliau (kapolres) rada reg-reg, rada terbantu yang tadinya nelayan takut jadi nyaman, aman,” jelasnya.
“Alhamdulillah beliau siap membantu, secara pribadi sekali lagi Alhamdulillah terimakasih, karena ini baru pertama yang dilakukan se Jawa Barat, mungkin se Indonesia baru dilakukan hari ini,” imbuhnya.






