SUKABUMI – Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan (Diarpus) Kabupaten Sukabumi, Hj. Aisah, melalukan launching kegiatan Tandem Baper (Tinggalkan Android dalam Empat Jam Bareng Perpustakaan) tahun 2024 di ruang audio visual Gedung Perpustakaan pada Senin (08/07/2024).
Kegiatan yang dihadiri oleh orangtua dan anak-anak peserta Tandem Baper ini, diinisiasi oleh Bidang Perpustakaan.
“Ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan gadget pada anak-anak, terutama pada musim liburan sekolah,” kata Kepala Diarpus Kabupaten Sukabumi, Hj, Aisyah kepada Radar Sukabumi pada Selasa (08/07).
Menurut Hj. Aisyah, Tandem Baper merupakan inovasi Diarpus Kabupaten Sukabumi yang sudah berjalan sejak tahun 2023 lalu. “Program ini, mendapat animo yang sangat baik dari masyarakat, terbukti dengan banyaknya anak-anak dan orang tua yang mengikuti berbagai kelas pembelajaran di kegiatan Tandem Baper ini,” ujarnya.
Lebih lanjut Hj. Aisah menjelaskan, bahwa kegiatan Tandem Baper ini menghadirkan 5 kelas pembelajaran untuk anak-anak usia PAUD sampai Sekolah Dasar (SD), antara lain Kelas Membaca, Kelas Berhitung, Kelas Animasi, Kelas Bahasa Inggris, serta Kelas Menari, dan 1 Kelas Pembelajaran untuk para orang tua, yaitu belajar merajut atau membuat buket.
Selain pembelajaran, ada permainan tradisional untuk para peserta, sebagai implementasi dari fungsi perpustakaan. Yaitu pelestarian budaya daerah. “Insya Allah Tandem Baper, akan menjadi agenda rutin kami di Diarpus Kabupaten Sukabumi,” bebernya.
Sementara itu, Kepala Bidang Perpustakaan pada Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Sukabumi, H. Yana Chefiana menyampaikan, bahwa kegiatan Tandem Baper dilaksanakan mulai tanggal 8-13 Juli 2024, dengan metode dua hari pembelajaran di perpustakaan, dan satu hari pembelajaran di luar perpustakaan (wisata edukasi).
“Kegiatan ini juga berkolaborasi dengan Duta Baca Kabupaten Sukabumi. Nah, untuk gelombang 2 Insya Allah akan kami lakukan sejak tanggal 11 sampai 13 Juli 2024 nanti,” jelasnya.
Ditempat terpisah, salah seorang Ibu Rumah Tangga yang menjadi peserta Tandem Baper, Yuyun mengatakan, bahwa Tandem Baper merupakan kegiatan yang positif dan harus terus dilaksanakan oleh Diarpus Kabupaten Sukabumi. “Kegiatan yang digagas oleh Diarpus Kabupaten Sukabumi ini, tentunya sangat baik. Walaupun hanya 3 hari, namun setidaknya bisa mengurangi ketergantungan anak kepada gadget,” pungkasnya. (Den)






