KABUPATEN SUKABUMI

Desa Palasarigirang Kabupaten Sukabumi Masuk Program Benchmarking Internasional ke China

×

Desa Palasarigirang Kabupaten Sukabumi Masuk Program Benchmarking Internasional ke China

Sebarkan artikel ini
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sukabumi Gun Gun Gunardi.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Sukabumi Gun Gun Gunardi.

PALABUHANRATU – Desa Palasarigirang, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, terpilih mengikuti program benchmarking internasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendespdtt) bekerja sama dengan pemerintah China.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sukabumi, Gun Gun Gunardi, mengungkapkan bahwa Desa Palasarigirang menjadi salah satu desa dari Kabupaten Sukabumi yang berkesempatan belajar langsung dari China, khususnya di Kota Beijing dan Chengdu.

Bank bjb Tandamata

Menurut Gun Gun tujuan utama dari program ini adalah memberikan kesempatan bagi desa untuk melihat bagaimana pemerintah desa di China mampu mempercepat pembangunan wilayah perdesaan mereka.

Gun Gun menambahkan, program ini dinilai sangat positif, terutama dari perspektif pembelajaran sehingga nantinya hal yang positif dari program tersebut dapat diimplementasikan di desa yang berkesempatan mengikutinya.

“Kami di DPMD memandang ini sebagai langkah yang sangat bermanfaat, terutama dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang telah berhasil diterapkan di negara maju seperti China,” ujar Gun Gun saat diwawanara Radarsukabumi. Rabu, (2/10).

Dengan terlibatnya Desa Palasarigirang dalam program benchmarking ini, Gun Gun berharap agar desa-desa yang mengikuti program ini mampu belajar dan mengadaptasi keberhasilan yang mereka saksikan selama kunjungan, tentu dengan tetap mempertimbangkan adat dan kebudayaan masing-masing desa.

“Tujuan akhirnya adalah memajukan desa dan masyarakatnya agar lebih berkembang di masa depan,” jelasnya.

Namun demikian, Gun Gun juga menegaskan bahwa belum ada kepastian mengenai kelanjutan program ini kedpannya apakah secara rutin ataupun bagaimana.

“Kami belum tahu apakah program ini akan berkelanjutan, karena pelaksanaannya sepenuhnya bergantung pada Kemendespdtt,” terangnya.

“Desa yang terpilih biasanya adalah desa-desa yang pernah meraih penghargaan, seperti Desa Palasarigirang yang pernah menjadi juara dalam kompetisi Desa Model tingkat kabupaten dan juga Desa Kadarkum,” imbuhnya.

Melalui program ini, lanjut Gun Gun diharapkan desa-desa di Sukabumi, khususnya Desa Palasarigirang, dapat memperoleh wawasan baru dan menerapkan praktik-praktik terbaik dari negara lain.

“Sekali lagi hal ini tentunya demi kemajuan masyarakat pedesaan di kabupaten Sukabumi di masa mendatang,” tandasnya.

Sebelumnya berdasarkan informasi dari media sosial kemendespdtt belasan kepala desa dari berbagai provinsi di Indonesia diberangkatkan untuk mengikuti Benchmarking Study di Tiongkok pada 18 Oktober 2024.

Program ini bertujuan mempercepat pembangunan desa di Indonesia melalui kolaborasi internasional. Selama 10 hari, para peserta diharapkan serius belajar dari pengalaman dan teknologi di Tiongkok.

Diselenggarakan dengan dukungan Kedutaan Besar Tiongkok, kerja sama ini menunjukkan komitmen lintas negara untuk mencari solusi berkelanjutan dalam pembangunan pedesaan dan pengentasan kemiskinan. (Ndi)