Anggota Terpilih DPRD Kabupaten Sukabumi Dapil III, Ferry Supriyadi mengatakan, aksi blokade jalan ini, dilakukan karena masyarakat dari sejak pagi sampai sore hari ini, duduk di depan pintu pabrik PT GSI Cikembar, untuk memcoba membuka luang komunikasi. Namun, hingga saat ini pihak perusahaan belum memberikan kesepakatan.
“Iya, akhirnya masyarakat lebih memilih turun kejalan dan tidur di jalan atau menutup akses jalan itu,” kata Ferry.
Aksi blokade ini, akan mereka lakkukan hingga tuntutan warga dipenuhi oleh perusahaan dari PT GSI Cikembar sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.
“Jadi, warga tetap dan berikukuh akan menduduki jalan ini, jika pihak perusahaan belum mengakomodir keinginan warga. Sebenarnya, warga itu tidak mempunyai keinginan lebih, warga hanya meminta pihak perusahaan agar mengikuti aturan. Khsusnya dalam hal rekrutmen tenaga kerja,” tukasnya.
“Iya, ini rekrutmen di PT GSI Cikembar ini, kan banyak terus, tapi pencaker dari warga disini tidak ada yang bekerja. Makanya, warga demo seperti ini,” pungkasnya. (Den)





