KABUPATEN SUKABUMI

Cerita Eks Buruh Migran Asal Kebonpedes Sukabumi Selamat Dari Ancaman Penyiksaan di Riyadh

×

Cerita Eks Buruh Migran Asal Kebonpedes Sukabumi Selamat Dari Ancaman Penyiksaan di Riyadh

Sebarkan artikel ini
PMI Desa Kebonpedes Sukabumi
Ketua SBMI Kebonpedes dan DP3A Kabupaten Sukabumi, saat mendengarkan keluh kesah Siti Aisyah (35) warga Desa Kebonpedes Kabupaten Sukabumi, yang gagal bekerja sebagai buruh migran di Riyadh.

“Kalau di sana banyak kekerasan, sampai ada yang meninggal di cor. Di Afdal Riyad banyak yang datang dan hamil, keguguran. Kasian lah banyak, sekarang teman saya juga yang kerja di sana, setiap dapat majikan dilecehkan dan serikat tidak bertanggungjawab,” imbuhnya.

“Jadi, disana (Riyadh) itu saya belum kerja, karena baru pendidikan bahasa. Motivasi ingin kerja ke Saudi Arabia, pengennya mengubah nasib dan faktor ekonomi dan bantu suami. Suami kan ga kerja, punya anak tiga dan yang dua sudah putus sekolah sampai SD,” tukasnya.

Bank bjb Tandamata

Sementara itu, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Jawa Barat, Jejen Nurjanah kepada Radar Sukabumi mengatakan, Siti Aisyah sebelum pulang ke Indonesia, pihak keluarganya dari Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, telah melaporkan kepada SBMI Jawa Barat, untuk meminta bantuan dalam memulangkan Siti Aisyah ke kampung halamannya.

“Itu memang suaminya Siti Asiyah itu, orang sini (Kebonpedes). Dia berangkat itu belum kerja masih di Sarikah ada pelatihan dulu. Tapi, karena dia sakit ada isolasi dia nangis-nangis pengen pulang, karena memang berangkat unprosedural atau ilegal,” jelasnya.

Pihaknya menilai, bahwa Siti Aisyah berniat bekerja sebagai asisten rumah tangga di Negara Timur Tengah, Saudi Arabia itu, belum siap untuk menjadi pekerja migran. “Iya, hingga akhirnya Siti itu meminta bantuan kepada SBMI,” bebernya.

“Makanya, kita bantu dengan meminta pertanggungjawaban sponsornya yang memberangkatkan. Tapi, Alhamdulillah, sponsornya bertanggungjawab, untuk memulangkan Siti sampai penjemputan ke bandara juga,” pungkasnya. (Den)