Bupati Sukabumi yang Baru Dapat Titipan Jalan Narogong – Cicukang

Sejumlah pengendara saat berupaya memperbaiki ban truk yang slip di jalan berbatu dan dipenuhi lumpur , tepatnya di Jalan Raya Narogong - Cicukang, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Protes yang dilontarkan warga warga Desa Margaluyu dan Desa Cicukang yang berada di Kecamatan Purabaya terkait rusaknya Jalan Raya Narogong – Cicukang terus berlanjut. Massa dari dua desa mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa di jalan tersebut jika Pemerintah Kabupaten Sukabumi acuh atas aspirasi mereka.

Seorang warga di Kampung Narogong, RT 03/01, Desa Margaluyu, Kecamatan Purabaya, Jaka Susila (37) mengatakan, jalan yang merupakan milik pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi itu, telah mengalami kerusakan dengan panjang sekitar 15 kilometer.

Bacaan Lainnya

“Jalan ini, sulit dilalui kendaraan saat memasuki hujan. Karena, badan jalannya dipenuhi lumpur dan bebatuan. Iya, kemarin saja ada mobil yang slip karena bannya amblas saat melintasi jalan rusak itu. Akibatnya, sekitar 10 jam lamanya arus lalu lintas di jalur itu, tidak berjalan normal atau macet,” kata Jaka kepada Radar Sukabumi, Rabu (16/12).

Lebih lanjut Jaka menjelaskan, selain berlubang dan dipenuhi lumpur, jalan yang melintasi dua desa tersebut, kerap menimbulkan kecelakaan. Jika musim kemarau, badan jalan selain berbatu juga telah berdebu. Namun, bila memasuki musim hujan seperti ini, badan jalan berubah seperti layaknya kubangan kerbau.

“Saya berharap kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dapat segera membangun kembali untuk melakukan perbaikan jalan ini. Untuk Bupati Sukabumi yang nanti akan dilantik agar segera memperhatikan kondisi jalan itu. Kalau 100 hari tidak terealisasi, maka warga disini akan melakukan aksi demosntrasi di ruas jalan raya itu,” tandasnya.

Pihaknya menambahkan, seluruh kendaraan roda dua maupun roda empat harus ekstra hati-hati saat melintasi ruas Jalan Raya Narogong – Cicukang, karena berpotensi menyebabkan kecelakaan. Bahkan, menurutnya hampir setiap hari khususnya kendaraan roda dua kerap terjungkal saat melintasi jalan berbatu yang dipenuhi lumpur itu.

“Selain rawan kecelakaan, di jalur itu juga rawan terjadinya tindak pidana pencurian. Karena di jalur ini minim penerangan jalan umum (PJU) sehingga sangat berpotensi terjadinya kasus kriminal. Apalagi saat malam hari ,khsuusnya pada bulab suci Ramadan suka ada pembegalan. Sebab itu, bila nanti apresiasi warga tidak didengar, maka warga setelah melakukan aksi unjuk rasa di jalan itu, akan kembali melanjutkan demonstrasi di Gedung Negara Pendopo Sukabumi,” tandasnya.

Menanggapi hal tersebut, Camat Purabaya Camat Purabaya, Nunung Nurhayati mengatakan, pihaknya membenarkan soal
Jalan Raya Narogong – Cicukang yang kini kondisnya rusak. “Jalan itu, memang rusaknya sudah lama. Terlebih lagi, sudah dua minggu hujannya terus-terusan. Sehingga berdampak terhadap konstrur jalan menjadi licin. Karena banyak kendaraan roda empat maupun roda dua yang lalu lalang, sehingga bebatuan di jalan tersebut, banyak yang terkelupas,” katanya.

Menurutnya, jalan yang mengalami kerusakan itu bukan milik pemerintah desa melainkan kewenangan dari pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi. Sebab itu, untuk memperbaiki jalan tersebut harus ada prosedur yang harus ditempuh sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Kita sudah berupaya maksimal untuk memperbaiki jalan itu. Seperti sudah berulang kali menyampaikan persoalan tersebut kepada Dinas PU Kabupaten Sukabumi. Namun, anggarannya kan terkendala lantaran refocussing untuk penanganan Covid-19,” imbuhnya.

Selain itu, dirinya juga mengaku sudah meminta kepada pemerintah desa setempat untuk membuatkan proposal perihal untuk bantuan perbaikan jalan itu. “Proposal dari desanya baru sampai kemarin kami terima. Jalan rusak itu, tidak bisa tahun ini diperbaiki, karena sekarang kan akhir tahun. Jadi nunggu proses dulu seperti melakukan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat desa, kecamatan hingga Musrenbang tingkat kabupaten. Meski demikian, Insya Allah profosal untuk perbaikan jalan itu akan kita sampaikan kepada Dinas PU Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (den/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *