Dalam suasana penuh kekeluargaan, Asjap juga menunjukkan sikap rendah hati dengan mengakui masih ada kekurangan dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Andreas. “Kami akan terus berjuang memajukan Kabupaten Sukabumi. Mohon doa agar Sukabumi benar-benar menjadi daerah yang Mubarakah,” ujarnya.
Penutupan MHQ ke-8 ini bukan sekadar menentukan juara, tetapi menjadi momentum membentengi generasi muda dari pengaruh negatif zaman melalui kedekatan dengan Alquran. “Semangat menjaga dan mengamalkan Alquran tidak boleh berhenti hari ini. Justru dari sinilah tanggung jawab besar dimulai,” pungkas Asjap.(den/d)






