Camat Sagaranten, R. Aksan Bratadiredja, menyebut berdirinya Gedung Sekber sebagai tonggak sejarah bagi wilayahnya. Ia menjelaskan pembangunan melalui perjalanan panjang sejak 2021 berkat kolaborasi masyarakat dan pemerintah setempat.
“Gedung dua lantai ini lahir dari semangat kebersamaan. Perjalanannya panjang, dimulai dari inisiatif warga bersama camat sebelumnya,” jelasnya.
Aksan berharap keberadaan Sekber menjadi pusat koordinasi dan penguatan hubungan antar lembaga keagamaan serta masyarakat luas.
“Mari kita jadikan gedung ini sebagai pusat kolaborasi untuk memperkuat kerukunan dan mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah,” pungkasnya. (ndi/d)






