Brach Manager Rumah Zakat Resmikan Rumah Literasi di Sagaranten

  • Whatsapp
SEREMONIAL: Brach Manager Rumah Zakat, Maulana Yusuf didampingi Ketua pelaksana Rumah Literasi Desa Berdaya Sagaranten, Muhammad Solihin saat melakukan potong tumpeng sebagai penanda peresmian rumah literasi. IST

SAGARANTEN– Rumah Zakat (RZ) resmi meluncurkan rumah literasi bagi masyarakat RT 024/005 Kampung Puncak Ceuri, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten Kabupaten Sukabumi, Minggu (11/4). Peluncuran tersebut dihadir langsung Brach Manager Rumah Zakat, Mulyana Yusuf. perwakilan Pemerintahan Kecamatan Sagaranten yang diwakili Kasi Sosbud Dadang Suhandi, Pemerintah Desa Sagaranten dan tamu undangan lainnya.

Dalam kesempatannya, Kasi Sosbud Kecamatan Sagaranten Dadang Suhandi, berterima kasih kepada Rumah Zakat yang telah mewujudkan tempat untuk belajar bagi masyarakat berupa Rumah Literasi khususnya di Kampung Puncak Ceuri Desa Sagaranten Kecamatan Sagaranten.

“Pemerintahan Kecamatan Sagaranten dalam kesempatan ini mengucapkan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Rumah Zakat yang bekerjasama dengan berbagai element mendirikan sarana belajar masyarakat berupa Rumah Literasi di Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Mudah-mudahan kegiatan Rumah Literasi di Desa Sagaranten ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya” ujar Dadang.

Sementara itu,Brach Manager Rumah Zakat, Maulana Yusuf menerangkan, keberadaan rumah literasi ini sebagai bentuk implementasi dan kepedulian Rumah Zakat untuk pendidikan masyarakat. Diakui dia, Di Kabupaten Sukabumi sendiri ada beberapa titik program yang disalurkan Rumah Zakat dengan kegiatan yang berbeda sesuai potensi masing-masing daerah.

“Program ini adalah penyaluran dari infak, sodaqoh dan donatur yang berada dari Kabupaten Sukabumi. Rumah Zakat beriringan dengan pemerintah untuk implementasi program,” akunya.

“Rumah Zakat memiliki beberapa program di antaranya Senyum Juara, Senyum Sehat, Senyum Mandiri dan Senyum Lestari dimana program tersebut memiliki fungsi penekan yang berbeda. Di Rumah Literasi Desa Berdaya Sagaranten, Kecamatan Sagaranten ini adalah merupakan penguatan dari program Senyum Juara diamana indikator peningkatannya kepada minat baca dan menekan anak putus sekolah di masa pandemi saat sekarang ini. Tidak hanya dari minat baca saja namun menggali potensi dan pengembangan minat anak. Di setiap wilayah berbeda pengembanganya sesuai potensi masing-masing wilayah” tambahnya.

Ditempat yang sama, Ketua pelaksana Rumah Literasi Desa Berdaya Sagaranten, Muhammad Solihin mengapresiasi dan berterimakasih kepada Rumah Zakat yang telah mendukung penuh pemberdayaan masyarakat khususnya di Desa Berdaya Sagaranten.
Solihin mengaku, keberadaan Rumah Zakat ini menjadi motivasi berdirinya Rumah Literasi. Sebab, selama masa pandemi kurang lebih sudah satu tahun, kegiatan pendidikan bagi anak sangat kurang dan keberadaan rumah literasi ini menjadi wadah dan sarana anak untuk belajar.

“Saya sangat berterimakasih kepada Rumah Zakat yang mendukung penuh berdirinya Rumah Literasi di Desa Berdaya Sagaranten. Motivasi berdirinya Rumah Literasi dikarenakan selama pandemi setahun ini banyak anak kurang terpenuhi pendidikannya. Maka berdirinya Rumah Literasi ini menjadi bagian terpenting bagi pendidikan masyarakat dari berbagai pengembangan kemampuan” jelas Solihin.

Peresmian di awali oleh penampilan kreasi dari Rumah Literasi Desa Berdaya Sagaranten. Acara inti berupa pengguntingan pita Rumah Literasi oleh Maulana Yusuf selaku Brand Manager Rumah Zakat yang langsung dilanjutkan dengan meninjau lokasi ruangan Rumah Literasi Desa Berdaya Sagaranten. Dalam kegiatan peresmian Rumah Literasi ini pula dilaksanakan prosesi pembukaan tirai papan nama Rumah Literasi sebagai simbol Rumah Literasi telah di buka dan pengabadian gambar dengan photo bersama, serta akhir acara di tutup dengan doa.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan protokol kesehatan covid-19. Seluruh peserta undangan di wajibkan memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak. Pihak pelaksana kegiatan telah menyiapkan masker, handytizer, dan membatasai undangan yang hadir. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *