Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata kepada peserta mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi bencana, serta meningkatkan koordinasi dan kecepatan respons masyarakat setempat.
“Hasil dari kegiatan ini meliputi, terlaksananya simulasi bencana secara langsung di area wisata, terciptanya lingkungan yang lebih siap dalam menghadapi potensi bencana dan meningkatkan pemahaman masyarakat dan pengelola wisata dalam mengurangi risiko dan dampak bencana melalui edukasi yang praktis dan aplikatif,” bebernya.
Sementara, untuk personel BPBD Kabupaten Sukabumi yang terlibat aktif dalam kegiatan ini antara lain, Daeng, Rusli, Rengga, Indra, Saepulloh dan Erik.
“BPBD berharap kegiatan ini dapat memperkuat budaya sadar bencana di kawasan wisata dan menjadi contoh implementasi mitigasi risiko bencana yang berkelanjutan di wilayah Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya. (den/d)






