Berharap Bantuan, Bayi 8 Bulan Muhammad Kurniawan Asal Palabuhanratu Penderita Kangker

  • Whatsapp
Muhammad Kurniawan
Andriawan dan Meti hanya bisa memandang lirih Muhammad Kurniawa, buah hati mereka berusia 8 bulan yang menderita kangker.

SUKABUMI – Di sela suara rintihan tangis seorang bayi, terdengar pula helaan nafas yang berat. Sungguh tak disangka cobaan itu harus mereka alami. Ya, di usia 8 bulan, Muhammad Kurniawan divonis menderita penyakit tumor.

Laporan: GARIS NURBOGARULLAH, Palabuhanratu

Bacaan Lainnya

SELAIN keajaiban, tentu yang sangat diharapkan Andriawan (27) dan Meti (21) adalah bantuan dari orang baik untuk biaya berobat putra mereka. Diungkapkan bahwa penyakit yang diderita Kurniawan sejak berumur 3 bulan itu, dari hari ke hari kondisi perutnya semakin membesar.

Perut pada bayi pasangan suami istri warga Kampung Babakan RT 01 RW 02, Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi sebelum membesar, di bagian tubuh sebelah kiri terdapat benjolan kecil. Awalnya Ia mengira anaknya masuk angin dengan kembung perut.

“Kami bawa berobat ke bidan, takutnya kembung atau masuk angin, setelahnya gak kempis kempis malah membesar sampai sekarang usia 8 bulan ini,” ujar Meti kepada pewarta Radar Sukabumi, Kamis (16/09).

Meti mengaku hanya bisa membawa anaknya berobat kampung saja, karena keterbatasan anggaran, tetapi sesekali berobat ke bidan. Atas bantuan kepala desa akhirnya anaknya dapat dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk menjalani pemeriksaan dan harus dirujuk ke RSHS Bandung.

“Di rumah sakit (RSUD) Palabuhanratu ternyata tidak bisa dirawat dan harus dibawa ke Bandung (RSHS), dari situ gak dibawa kemana mana, karena memang gak ada biaya, buat makan sehari hari saja sudah Alhamdulillah, suami kerja serabutan,” keluhnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *