Hendi juga mengaku dalam memasarkan hasil produk kerajinan tangannya bahkan sering membuka stand di berbagai kegiatan untuk memasarkan karyanya, tidak hanya itu guna memberikan manfaat lain bagi orang lain, Ia juga menyediakan pelatihan bagi sekolah-sekolah yang ingin belajar membuat kerajinan dari lidi sawit.
“Harapan saya, semoga kearifan lokal Cikidang bisa semakin dikenal dan diangkat. Jika usaha ini berkembang, tentu akan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar,” tuturnya penuh harap.
Masih kata Hendi, kerajinan tangan dari lidi sawit hasil karyanya ini dijual dengan harga bervariasi, mulai dari Rp5.000 hingga Rp35.000, tergantung pada jenis dan tingkat kesulitan pembuatan serta ukuran.
“Kalau mau pesan bisa lewat chat WhatsApp atau datang langsung ke rumah di Kampung Pengkolan, RT 2, RW 7, Desa Nangka Koneng, Kecamatan Cikidang,” ucapnya.
“Insya Allah dengan semangat dan ketekunan, kita bisa membuktikan bahwa dari kesulitan bisa muncul peluang baru, ini saya rasa tidak hanya menghasilkan pendapatan, tetapi juga menjaga kelestarian kearifan lokal dan memberdayakan masyarakat sekitar,” tandasnya. (Ndi)






