Belasan Rumah Warga Ciheulangtonggoh Terancam Longsor, Kodisinya Bikin Was-was

  • Whatsapp
TERANCAM LONGSOR: Salah satu warga Kampung Gudang, RT (4/6) Desa Ciheulang tonggoh, Kecamatan Cibadak saat menunjukan rumahnya yang terancam longsor.

CIBADAK — Belasan Kepala Keluarga di Kampung Gudang, RT (4/6) Desa Ciheulang tonggoh, Kecamatan Cibadak terancam longsor. Bahkan, akibat hal tersebut warga setiap harinya diselimuti rasa takut dan wasawa. Lantaran, rumah yang didiaminya berada persis pada tebing Sungai Ciheulang.

Namun demikian, para penghuni lima rumah tersebut tidak bisa berbuat banyak karena hanya itulah tanah yang dimilikinya. Walapun, hampir setiap hujan besar tebing yang berada di samping rumahnya ini terkikis longsor.

Bacaan Lainnya

Salah satunya diakui Ela (45), salah satu pengguna rumah di Kampung Gudang, RT (4/6) Desa Ciheulang tonggoh, Kecamatan Cibadak. Ela sekeluarga, setiap harinya harus bertaruh dengan rasa cemas, terlebih saat hujan deras turun di lokasi tersebut.

“Setiap hari pak saya cemas, apalagi sekarang lagi musim hujan, bau saja longsor kembali terjadi,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, Selasa (22/12).

Ela menyebut, awalnya batas dari rumah ke bibir tebing sungai kurang lebih sekitar 10 meter. Namun, karena tanah terus terkikis sehingga batas rumah ke tebing hanya sekitar 5 meter.

“Beberapa bagian ruangan rumah sudah di bongkar pak, karena sudah berada di bibir sungai. Sekarang apalagi bisa dilihat sudah semakin dekat,” ungkapnya.

Ela mengakui, pihaknya telah melapor kepada pihak desa, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari aspirasi yang disampaikannya. Beberapa penghuni rumah terpaksa pindah karena merasa takut. “Laporan sudah pak, baik ke pemerintah desa maupun ke pihak yang datang kesini, tapi belum ada tindak lanjut sampai saat ini,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Eka Widiaman menambahkan, tanah yang longsor di kampung tersebut memiliki lebar 10 meter dan tinggi 40 meter, akibat longsor tersebut dari hujan yang mengguyur deras dan secara terus menerus. “Akibat air dan membuat pengikisan tanah. Tak ada korban jiwa dalam longsor tersebut. Namun lima rumah terancam,” ungkap Eka.

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *