Sementara itu Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede ketika dihubungi menyatakan, akan menindak tegas pelaku kegiatan aksi perang sarung yang telah membuat masyarakat resah, terutama dibulan suci Ramadan ini.
“Saya akan proses apabila ada diantara mereka membawa senjata tajam atau barang berbahaya lainnya,” tegas Maruly Pardede.
Menurut Maruly, sikap tegasnya itu dimaksudkan agar ada efek jera bagi pelaku dan menjadi peringatan kepada para pelaku lain, supaya tidak melakukan perbuatan yang sama.
“Sedangkan yang hanya ikut-ikutan, saya minta orang tuanya dipanggil serta dibuatkan pernyataan agar bisa mengawasi anak-anaknya dan juga anaknya tidak mengulangi perbuatan yang sama,” pungkasnya. (Cr2/d)






