“Melalui pendekatan ini, diharapkan kebijakan pembangunan pertanian di Kabupaten Sukabumi menjadi lebih tepat sasaran dan berdampak langsung pada kesejahteraan petani,” tuturnya.
Adapun, tujuan akhirnya tegas Aep, adalah membangun sistem pertanian yang tidak hanya produktif di lahan, tetapi juga kuat di pasar. Ini sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan sektor pertanian sebagai penggerak utama ekonomi masyarakat.
“Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan lembaga riset nasional, harapan akan lahirnya model pertanian berkelanjutan di Sukabumi kian terbuka lebar,” paparnya.
“Langkah ini sekali lagi diharapkan menjadi tonggak awal transformasi pertanian yang lebih modern, terintegrasi, dan adaptif terhadap perubahan zaman,” tandasnya. (ndi/d).






