Baldatun Ciptakan Konsep Barokah untuk Masyarakat Hidup Berkah

  • Whatsapp
ade dasep
MENYANTUNI : Pendiri sekaligus Penanggungjawab Baldatun Center Ade Dasep Zaenal Abidin saat menyantuni anak yatim di masjid Jamie Al-Istiqomah Desa Ciheulangtongoh Kecamatan Cibadak

SUKABUMI — Lima kali dalam sehari kita pasti mendengar Hayya ‘alal falâh dalam arti bahasa Indonesia adalah Mari menuju kemenangan, Jika didalami itu adalah seruan yang luar biasa bagi umat muslim. Atas dasar itu Baldatun Center Percaya bahwa Visi Barokah Baldatun Center bisa terwujud di Dapil III khususnya di Kabupaten Sukabumi Umumnya.

“Konteks, hari ini adalah bagaimana membangun satu kehidupan di masyarakat Kabupaten Sukabumi yang menuju berkemakmuran dengan cara-cara yang disebutkan atau diperintahkan dalam Alquran hingga bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Itulah Konsep gagasan besar Baldatun Center ada di Kabupaten Sukabumi. Selain itu, Baldatun berikhtiar agar supaya masyarakat Dapil III Sukabumi Khususnya dan masyarakat kabupaten sukabumi umumnya merasakan barokah terwujudlah masyarakat adil yang diridhoi Allah SWT, “Jelas orang yang juga sebagai Koordinator Presidium Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Konsep di dalam Al Qur’an telah dijelaskan bahwa kemakmuran dan keadilan akan diperoleh apabila mereka beriman dan bertaqwa kepada Alloh SWT dan kemakmuran adalah sebuah anugrah dan keberkahan dari Alloh SWT. Hal itu sesuai didalam Surat Al A’raf ayat 96.

Untuk menuju kearah kesana, Baldatun Center dengan khasnya program Jumling yang didalamnya mewakaqkan Alquran dan menyantuni anak yatim adalah suatu program awal atau pintu gerbang kearah kemenangan.

“Jadi begini untuk menciptakan suatu kemenangan dan kebarokahan, hal pertama dilakukan mempersiapkan kemenangan itu sendiri. Nah, disini saya sebagai penggagas dan sekaligus pendiri lembaga Baldatun Center membuka pintu kearah kemenangan dengan program-program penyadaran masyarakat akan pentingnya sebuah prilaku yang sesuai dengan isi kandungan Alquran itu sendiri, “jelasnya.

Slogan Baca, Faham dan Amal Alquran kalau difahami secara dalam, itu adalah proses demi proses yang perlu memiliki makna yang luar biasa, sebelum bisa mengamalkan tentunya harus bisa membaca terlebih dahulu, setelah membaca kemudian difahami, baru setelah difahami wajib hukumnya diamalkan. Makanya, orang yang juga sebagai Sekretaris Komisi 1 DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Gerindra ini selalu menggaungkan slogan tersebut.

“Apa yang dilakukan saya selama ini baru awal atau pintu menuju kemenangan, kemenangan dalam konteks ini adalah berusaha membangun dan menyadarkan masyarakat dalam hal ini di Dapil III untuk segera bangkit, “terangnya.

Dalam membangun sebuah pondasi kehidupan yang sejahtera dan bahagia serta makmur tentunya tidak bisa secara instan, perlu adanya proses panjang dan saling sinergi antara pemerintah dan unsur lainnya. Itu artinya, pondasi kekuatan menuju berkemakmuran harus dibangun dari jauh-jauh hari. Konsep menyantuni anak yatim piatu salah satunya untuk menjadikan Kabupaten Sukabumi Makmur, dan itu adalah janji Allah ketika ada orang yang memakmurkan anak yatim secara tidak langsung Allah akan memakmurkan orang itu sendiri.

“Anak binaan Baldatun Center 1.800 anak yatim, itu dibina selama lima tahun lebih. Dan buah akibat membina mereka bagi kemakmuran lembaga Baldatun tidak bisa langsung dirasakan, ada proses. Yang jelas saya sebagai pendirinya merasakan yang tidak dirasakan sebelumnya, bagaimana bisa mencium mereka bagaimana bisa memberikan perhatian kepada mereka, karena ini urusan hati bukan lagi urusan kenapa, mengapa dan bagaimana, “tukasnya. (hnd)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *