“Warga Desa Warnajati ini tidak ada lagi yang menggunkan air yang kurang layak, tentunya SPAM ini harus digunakan sebaik mungkin,” imbuhnya.
Sementara itu, penitia kegiatan peresmian SPAM, Iskandar menambahkan, sarana air minum tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp200 juta.
“Saat ini dari SPAM dialirkan melalui pipa ke 40 rumah warga dan laksanakan oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM),” singkatnya.
(Cr15/d)



