“Benar warga kami pak Empud seorang lansia mengidap stroke sekitar 2 tahun yang lalu, kegiatan sehari hari beliau setelah sakit stroke terbatas, tidak bisa melakukan aktivitas lain, tidak bisa bekerja semestinya karena penyakit yang dideritanya,” timpalnya.
“Utuk kebutuhan sehari hari ini dibantu para tetangga yang ada dilingkungan sini. Selama ini sepeninggal istrinya 4 tahun lalu, beliau hidup bersama anak nya yang sekarang berusia 12 tahun, kelas 6 SD sekarang ini,” ucapnya.
Sementara kondisi rumahnya, kata Ridwan lagi memang sudah tidak layak huni, sudah lama 20 tahun tidak direnovasi karena keterbatasan biaya, sempat sekitar beberapa bulan kebelakang warga mempunyai wacana untuk melakukan perbaikan
“Lagi karena keterbatasan biaya akhirnya sampai sekarang belum terlaksana juga. Harapan kami karena keterbatasan anggaran dari kami, supaya didengarkan oleh pihak yang lebih atas, lebih tinggi lagi untuk pak Empud mendapatkan batuan rutilahu dan kesejahteraan lainnya,” paparnya.
“Karena walaupun misalkan sekarang rumahnya di bedah, diperbaiki tetapi kalau kehidupan beliau tidak dibantu, iya ada anaknya tapu masih remaja, masih usia sekolah perlu biaya juga,” tandasnya. (ndi/d)




