“Guru adalah fondasi pembangunan SDM yang berdaya saing dan berakhlak mulia,” ucapnya.
Kisah haru juga datang dari Usep (55), penjaga sekolah SMPN 2 Sagaranten. Setelah lebih dari 15 tahun mengabdi sebagai tenaga honorer, ia akhirnya menerima SK PPPK.
“Alhamdulillah hari ini saya dilantik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” tuturnya dengan mata berkaca-kaca.
Kisah Usep mewakili ribuan tenaga honorer lain yang selama ini mengabdi dalam sunyi tanpa kepastian, hingga akhirnya mendapat pengakuan resmi dari negara.(ndi/d)






