KABUPATEN SUKABUMI

174 Titik Alami Kekeringan

SUKABUMI — Kekeringan di Kabupaten Sukabumi semakin meluas. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyebutkan, sampai September ini terdapat 174 titik lahan yang tersebar di 33 kecamatan kondisinya kekeringan akibat kemarau panjang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sukabumi, Maman Suherman mengatakan, akibat kekeringan ini warga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih karena sumber air mengering. “Dari 174 titik yang mengalami kekeringan ini, kami baru bisa membantu 75 titik yang tersebar di-17 kecamatan saja,” kata Maman.

Lanjut Maman, bantuan yang diberikan kepada warga terdampak bencana kekeringan ini seperti dengan menyalurkan air bersih dan program pipanisasi. Namun bantuan ini tidak seluruh titik terlayani karena terkendala lokasi dan akses jalan.

“Tidak hanya kekeringan, selama musim kemarau ini sudah ada beberapa titik yang terjadi kebakaran hutan dan lahan seperti di wilayah Kecamatan Ciemas, Cibadak, Nyalindung, Gunungguruh, Gegerbitung dan kecamatan lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, untuk mempercepat penanganan bencana kekeringan maupun Karhutla, pihaknya mengacu pada Surat Keputusan Bupati Sukabumi tentang Siaga Darurat Kekeringan terhitung 8 Agustus hingga 31 Oktober mendatang. “Kasus Karhutla yang terjadi ini disebabkan ulang tangan jahil manusia. Seluruh kejadian sudah kami tangani sehingga tidak meluas,” tuturnya.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Sukabumi, Iyos Somantri mengimbau seluruh perangkat daerah agar mengambil langkah penanganan kekeringan ini supaya tidak ada lagi daerah yang terdampak.

“Upaya yang bisa dilakukan seperti pipanisasi, droping air bersih atau dalam bentuk infrastruktur lainnya dan masyarakat diimbau jangan menggunakan air yang tidak layak pakai untuk kebutuhan rumah tangga khususnya untuk dikonsumsi,” pungkasnya. (bam/d)

Tags
Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button