BANDUNG – Guna mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada Selasa (19/11) lalu, seluruh pegawai ASN dan non-ASN di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar) melakukan Komitmen Bersama Pencanangan Pembangunan Zona Integritas (ZI).
Dalam kegiatan itu, Pelaksana harian (Plh) Kepala Disdik Jabar, Bambang Tirtoyuliono menuturkan, sektor pendidikan punya tugas memberikan pelayanan, baik di internal maupun eksternal.
“Hari ini kita berkomitmen mewujudkan WBK. Ini adalah tonggak sejarah di sektor pendidikan Jabar, kami siap melaksanakan tugas pokok dan fungsi agar terbebas dari korupsi,” tutur Bambang dilansir laman Disdik Jabar.
Zona Integritas
Sedangkan perwakilan dari Inspektorat Jabar, Rina Rahdianawati dalam kesempatan itu mengimbau agar pencanangan tersebut betul-betul dilanjutkan dengan pembangunan zona integritas.
“Bagaimana membangun zona integritas? Untuk mendapatkan predikat bebas dari korupsi itu syaratnya harus satu tahun membangun zona integritas di seluruh lingkungan Dinas Pendidikan Jawa Barat,” terangnya.
Rina Rahdianawati pun menyampaikan bahwa ada 6 area perubahan yang harus mulai dibangun, yaitu:
1 Manajemen perubahan yang mulai dibangun dari level pimpinan untuk membangun agen-agen perubahan.
2. Penataan tata laksana.
3. Peningkatan akuntabilitas.
4. Manajemen sumbar daya manusia.
5. Aspek pengawasan.
6. Peningkatan kualitas pelayanan publik.
Lebih lanjut Rina memaparkan bahwa pengawasan menjadi bobot penting di Disdik Jabar. “Pengawasan menjadi bobot yang paling penting, apakah Disdik sudah membangun unit pengendali gratifikasi?.
Apakah Disdik sudah membiasakan membangun whistleblowing system yang harus dibuat mekanismenya?,” tuturnya.






