Sementara informasi dari warga sekitar, hiu paus tutul sepanjang 7 meter dengan berat sekitar 2 ton lebih itu, pertama kali ditemukan beberapa orang nelayan yang hendak pergi melaut dan memberitahukan temuan tersebut pada warga sekitar. Warga yang mendapati laporan berhamburan ke pinggir pantai untuk mengambil daging ikan yang jarang sekali ditemukan di perairan pantai selatan Cianjur. Tidak sedikit yang hanya ber-swa foto dengan latar belakang mamalia laut yang bernafas dengan insang itu.
“Kami dapat informasi dari nelayan yang hendak pergi melaut pagi hari, mendengar kabar tersebut kami langsung mendatangi pinggir pantai untuk mendapatkan daging ikan paus yang sangat jarang terdampar di pantai selatan Cianjur,” kata warga Kecamatan Sindangbarang, Rusamana.
Dia menambahkan, penemuan hiu paus tutul juga pernah dialami warga sekitar dua tahun yang lalu di pantai yang sama tepatnya bulan September 2021 dengan berat sekitar 2 ton dan panjang sekitar 7 meter.(*)






