Purwakarta

Aksi Pencurian di Purwakarta, Motor Warga Bunisari Nyaris Dicuri: Begini Imbauan Kapolsek Bojong dan Kades Bojong Barat

×

Aksi Pencurian di Purwakarta, Motor Warga Bunisari Nyaris Dicuri: Begini Imbauan Kapolsek Bojong dan Kades Bojong Barat

Sebarkan artikel ini
Pencurian Motor di Purwakarta
Motor warga Dusun Bunisari, Desa Bojong Barat, Kecamatan Bojong, yang hendak dicuri pelaku. (foto: Radar Sukabumi)

PURWAKARTA — Selama bulan Ramadhan aksi pencurian kerap terjadi di wilayah Purwakarta hingga kepelosok desa/dusun. Targetnya rumah warga yang sedang ditinggal penghuninya, terlebih saat warga sedang shalat Tarawih maupun shalat Subuh.

Seperti halnya aksi pencurian sempat terjadi di Dusun Bunisari, Desa Bojong Barat, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat (Jabar) pada Jumat (21/3/2025) Subuh atau sekitar pukul 05.00 WIB.

Bank bjb Tandamata

Pada saat itu, aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) sempat dialami salah seorang warga Dusun Bunisari RT 07. RW 03, bernama Ibu Nur. Namun, beruntungnya aksi pencurian tersebut berhasil digagalkan oleh Ibu Nur.

“Kejadiannya pada Jumat (21/3) pukul 04.55 WIB, saat saya hendak shalat Subuh. Saya sempat lihat dari balik hordeng rumah ada dua orang bolak-balik menggunakan sepeda motor,” ungkap Ibu Nur.

Lebih lanjut Ibu Nur menceritakan, bahwa awalnya ia sudah merasa curiga dengan gerak-gerik pelaku. Saat itu terlihat satu pelaku jalan kaki dan temannya masih diatas motor menggunakan helm, namun kedua wajah pelaku tidak terlihat jelas karena kondisi penerangan agak gelap.

“Dan, benar saja beberapa detik usai saya tutup hordeng, terdengar suara berisik dimotor, yang sedang diparkir di garasi rumah,” ucapnya, pada Jumat (21/3/2025).

“Begitu saya buka pintu samping garasi, saya lihat pelaku sudah mencongkel stop kontak kunci motor dan siap menyalakan motor. Saya pun dengan replek berteriak, maling, maling, maling, hingga kedua pelaku itu langsung kabur,” kata Ibu Nur, menambahkan.

Sementara itu, Kapolsek Bojong, Polres Purwakarta, Iptu Budiman, saat diinformasikan adanya peristiwa percobaan Curanmor tersebut, melalui telepon selulernya Abah (panggilan akarab Iptu Budiman) mengingatkan agar warga Bojong selalu waspada.

Lebih lanjut Abah mengatakan, bahwa jajarannya akan meningkatkan patroli Kamtibmas di wilayah hukum Polsek Bojong. Terlebih menjelang lebaran Idul Fitri ini, aksi pencurian sangat rawan terjadi.

“Kita akan tingkatkan keamanan dengan intens anggota Polisi melakukan patroli. Serta sistem keamanan lingkungan (Siskamling) harus lebih di tingkatkan,” tegasnya.

“Kita bisa merubah/menambah jadwal ronda, seperti dari pukul 21.00 WIB – 01. 00 WIB dan pukul 01.00 WIB -05.00 WIB. Karena pada jam-jam itu dinilai rawan aksi pencurian,” pungkas Abah, pada Jumat (21/3/2025).

Senada dengan Kapolsek Bojong, Kepala Desa (Kades) Bojong Barat, Adik Sahroni pun mengimbau kepada warganya agar tetap waspada terhadap aksi pencurian yang sewaktu-waktu bisa saja terjadi.

Ia mengingatkan, jika warga hendak bepergian sebaiknya periksa dan pastikan kondisi pintu rumah dalam keadaan terkunci. “Warga harus tetap waspada, kalau hendak berpergian sebaiknya periksa lagi kondisi rumah bila perlu titip pesan ke tetangga kalau rumah sedang kosong atau ditinggal pergi,” tutur Adik Sahroni.

“Dan, nanti dalam rapat minggon, akan kami evaluasi mengenai pola atau sistem keamanan lingkungan, agar bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujarnya kepada Radar Sukabumi, melalui telepon, pada Jumat (21/3/2025).

Sebelumnya ditempat lain, berdasarkan informasi yang beredar di WhatsApp Grup (WAG), aksi pencurian telah terjadi di sebuah rumah warga di Jalan Kolam Renang, Kelurahan Purwamekar (Cikopak), Purwakarta, pada Kamis (20/3/1025) malam.

Disebutkan, bahwa pelaku (pencuri) berhasil menggasak 2 buah Handphone (Hp) serta uang tunai sebesar Rp4 juta milik korban pun raib digondol pelaku.

Parahnya lagi dengan menggunakan Hp korban, pelaku pun sempat menghubungi ke beberapa nomor kontak yang ada di HP tersebut. Dengan cara acak kontak, pelaku meminta uang ke nomor yang berhasil dihubungi.

Alhasil, ada beberapa orang kerabat atau relasi di nomor kontak korban yang telah mentransfer sejumlah uang. Karena beberapa nomor yang di kontak sang pelaku, semua mengira kalau yang menghubungi itu keluarga korban (padahal pencuri-red).

Diinformasikan bahwa aksi pencurian itu telah terekam CCTV dari sebuah toko/conter dekat rumah korban. Namun sejauh ini belum ada informasi lebih lanjut apakah pelaku berhasil ditangkap atau belum. (*)