Ketua Kelompok Tani Jaya, Didi Haryadi menyampaikan bahwa jumlah pompa yang diterima terdiri atas 5 (lima) pompa BBG dan 2 (dua) pompa BBM.
“Pompa yang kami terima jika digunakan semuanya dalam satu hari dapat mengairi 6-7 ha. Pompa BBG jika dioperasikan sehari penuh dengan dua jam istirahat, gas yang diperlukan sebanyak 1-2 tabung gas seharga 46.000, sedangkan Pompa BBM menggunakan bensin sebanyak 5 liter/8 jam.” jelas Didi
Dampak positif yang dirasakan oleh petani dalam program pompanisasi ini yaitu dapat mengoptimalkan lahan, dari yang tidak mampu ditanami karena kekurangan air menjadi lahan yang mampu panen atau lahan tadah hujan yang hanya panen sekali dalam setahun bisa meningkat menjadi dua kali atau tiga kali dalam setahun sehingga produksi dan produktivitas padi dapat meningkat.
“Saat ini, di lahan kami sudah memasuki masa tanam yang ke-3 dengan menanam padi varietas Inpari 32 seluas 40 ha.” Tambah Didi. (rindi)






