Momen seperti Bimtek ini juga dianggap tepat untuk berkonsolidasi dan menyampaikan aspirasi para petani kepada perwakilan DPR RI, khususnya Komisi IV yang menangani sektor pertanian. Selain itu, banyaknya lahan tidur yang belum dimanfaatkan optimal menjadi perhatian khusus, di mana potensi besar ini harus dikembangkan untuk mendorong kemakmuran dan kesejahteraan petani.
Upaya mengembangkan kelembagaan petani harus diikuti dengan peningkatan kualitas dan kompetensi petani. Petani harus dilatih untuk memahami seluk-beluk pertanian, dari karakteristik tanah hingga cara mengatasi hama dan penyakit.
Penyuluh pertanian memiliki tugas penting sebagai penyebar informasi, pendorong inovasi, dan penghubung antar instansi. Mereka harus memiliki sertifikasi kompetensi, bersikap komunikatif, dan selalu siap mendampingi petani.
Kegiatan Bimtek dan Sosialisasi ini diharapkan dapat menjadi batu loncatan bagi para petani untuk lebih maju dan sejahtera. Dengan sinergi yang baik antara penyuluh dan petani, serta dukungan dari pemerintah, masa depan pertanian Indonesia dapat menjadi lebih cerah dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada. (agm)






