RADAR SUKABUMI – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengimbau kepada seluruh Bupati dan Walikota serta para Camat, para Kepala Desa (Kades) dan Lurah seJawa Barat agar mengumumkan seluruh penggunaan anggaran atau dana pembangunan melalui jaringan Media sosial (Medsos).
Hal itu bertujuan untuk menciptakan keterbukaan informasi kepada publik. “Seluruh warga Jabar yang kami cintai, disampaikan bahwa pada hari ini Pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar, telah mengeluarkan Surat Edaran (SE).
Adapun SE tersebut diitujukan untuk para Bupati/Walikota, para Camat, para Kades/Lurah di seluruh Jawa Barat (Jabar),” kata KDM -sapaan akrab Gubernur Jabar- dilansir rekaman video yang diunggah di akun Instagramnya @dedimulyadi71, pada Selasa (6/1/2026).
Isi SE tersebut lanjut KDM, adalah mengenai anggaran belanja pemerintah disemua tingkatan, baik di tingkat Provinsi (Pemprov Jabar-red) maupun Pemkab/Pemkot, Kecamatan, Kelurahan dan Desa, untuk diumumkan melalui jaringan Medsos, tegas KDM.
“Harus diumumkan di Medsos, baik melalui YouTube, Facebook maupun Instagram, serta diberbagai perangkat Medsos lainnya, agar diketahui publik secara terbuka,” imbaunya.
Kemudian kata KDM, dalam.setiap bulan wajib menyampaikan capaian kinerja pekerjaan yang dilakukan, sehingga publik bisa menilai, dan merasakan apa yang telah dilakukan pemerintah dalam setiap waktu.
“Oleh karena itu, kita harus memahami sepenuhnya bahwa uang yang kita kelola adalah uang yang bersumber dari pajak rakyat disemua tingkatan,” ungkap KDM.
“Untuk itu, tidak ada jalan bagi kita untuk mewujudkan apa yang menjadi tujuan pembangunan kita, agar terwujud pembangunan berkeadilan, terbuka atau transparan dan yang akuntabel, tuturnya menambahkan.
Intinya, harus menyampaikan kepada publik melalui berbagai jaringan Mendsos, karena dengan cara itu merupakan sarana untuk menjelaskan berbagai kebijakan yang telah diambil. “Semoga jalan ini menjadi jalan terang untuk menwujudkan Provinsi Jawa Barat Istimewa,” pungkas KDM. (Ron)






