Pemprov Jabar

Dedi Mulyadi Berikan Insentif Lebaran untuk Penarik Becak dan Kusir Delman di Cirebon, Sekda Herman Bilang Begini

×

Dedi Mulyadi Berikan Insentif Lebaran untuk Penarik Becak dan Kusir Delman di Cirebon, Sekda Herman Bilang Begini

Sebarkan artikel ini
Sekda Jabar Herman Suryatman
Sekda Jabar Herman Suryatman saat berbincang dengan penarik becak di Cirebon. (foto: Ist/ Humas)

RADAR SUKABUMI — Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi tak pernah habis akan ide dalam membantu masyarakat di Jabar, terutama terhadap para pencari nafkah harian selama musim lebaran Idulfitri 1446 Hijriyah/ tahun 2025.

Seperti diketahui, belum lama ini ia (Dedi Mulyadi) memberikan uang pengganti (insentif) lebaran kepada ratusan supir angkutan kota (Angkot) yang biasa bertrayek di kawasan puncak Bogor.

Bank bjb Tandamata

Para supir Angkot tersebut diminta oleh Dedi Mulyadi untuk tidak beroperasi selama musim lebaran, tujuannya agar tidak menimbulkan kemacetan. Dengan diberikan uang insentif tersebut, para supir Angkot dapat menggunakan uang tersebut untuk lebaran bersma keluarga

Selain terhadap para supir Angkot di puncak Bogor, ternyata Dedi Mulyadi juga berkenan memberikan uang insentif terhadap para penarik becak dan kusir delman yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon, Jabar.

Seperti diketahui Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengecek pemberian insentif penarik becak dan kusir delman yang berhenti beroperasi selama musim lebaran di Sentra Batik Trusmi, Kabupaten Cirebon, Sabtu (29/3/2025) kemarin.

Menurut Sekda, bahwa Gubernur Jabar Dedi Mulyadi memberikan instruksi kepada para penarik becak dan kusir delman agar libur sementara selama arus mudik dan lebaran, atau pada H-7 hingga H+7.

Hal ini diberlakukan untuk mengurangi kemacetan di titik – titik ramai di Cirebon. Termasuk di perempatan Batik Trusmi, yang merupakan satu di antara 15 lokasi para penarik becak – kusir delmannya diminta libur sementara.

Dalam pengecekan di perempatan Batik Trusmi, Sekda menemukan masih ada sekitar 30 orang yang belum terdaftar dan menerima insentif. “Di Perempatan Trusmi ini ada kurang lebih 30 abang becak yang belum terdaftar dan belum mendapatkan insentif dari Pak Gubernur,” ujar Herman dikutip laman Pemprov Jabar, Minggu (30/3/2025).

Namun demikian, Herman pun memastikan bahwa para penarik becak dan kusir delam yang belum terdaftar, akan dimasukkan namanya dan dipastikan akan mendapatkan uang insentif tersebut.

“Kami barusan berkomunikasi dengan bapak-bapak ini, para abang becak ini, dan atas saran Pak Gubernur, kita akan atasi,” kata Herman.

Dia menjelaskan, bahwa program pemberian insentif ini diharapkan dapat membantu para pengemudi becak dan kusir delman yang terdampak kebijakan tersebut, sekaligus mendukung kelancaran arus mudik dan balik lebaran di Jabar, pungkasnya. (Ron/ Hms)