Terpenting dalam benaknya, dapur tetap ngebul. “Lumayan cukup beresiko. Karena, bisa saja kan air sungai tiba-tiba naik karena ada hujan di wilayah hulu,” katanya.
Yusuf menambahkan, biasanya dalam sehari dirinya bisa mengumpulkan pasir di aliran sungai ini hingga dua kubik. Pasir ini, merupakan pasir jenis cor. Dalam sekubik pasir yang didapat, ia menjualnya ke penampung dengan harga Rp 60 ribu.
[nie]





