Sementara itu, ketua PD DMI terpilih, Drs. H. Rokhidin, M.Ag mengatakan salah satu fungsi DMI adalah untuk memakmurkan dan dimakmurkan masjid. Artinya, kata Ia, kehadiran DMI harus mampu memberi manfaat, baik untuk pengurus masjid maupun jama’ahnya.
Ia berharap pengurus DMI kota Cirebon periode sekarang bisa lebih aktif. Tanpa keaktifan pengurus, kata beliau, program-program yang telah dicanangkan tidak akan berjalan.
“DMI akan mengadakan rapat kerja pada tahun 2018 ini. Ini amanat yang berat bagi kita untuk mengurus rumah suci Allah. Namun, saya yakin pengurus DMI adalah orang-orang pilihan,” ujar Rokhidin dalam sambutannya.
Berkesempatan hadir untuk melantik, ketua PW DMI Jawa Barat, Ir. Zulkarnaen. Dalam sambutannya, Zulkarnaen menyatakan cara berorganisasi yang paling nyaman hanya ada di DMI.
“Dari semua organisasi masyarakat Islam, ada dalam DMI. Di DMI ada dari Persis, NU, Muhammadiyah dan lain-lain,” pungkasnya.
Zulkarnaen pun menyetujui pendapat Sekda, dimana sikap toleransi, kerukunan antar umat beragama dan saling menghormati bisa diawali dari lingkungan masjid.
“Pengurus DMI adalah kunci-kunci kebaikan bagi manusia yang lainnya. Intanshurullah yanshurkum,” kata Zulkarnaen seraya mengutip sebuah ayat Al-Qur’an.
Acara pelantikan dihadiri oleh perwakilan Kemenag, Ketua MUI, Ormas Islam, Rektor Universitas Bunga Bangsa, Direktur Pasca Sarjana IAIN Syekh Nurjati, Jajaran pengurus DMI, baik kota Cirebon maupun Jawa Barat. Serta unsur TNI dan Kepolisian setempat. [nif]



