Libur Panjang Menginap di Tengah Kebun Teh Puncak, Asyik Nih

  • Whatsapp

PUNCAK, RADARSUKABUMI.com – Pemerintah menetapkan hari cuti bersama Oktober 2020 pada 28 dan 30 Oktober mendatang. Ketetapan cuti itu membuat ada libur panjang selama lima hari hingga 1 November 2020.

Kawasan puncak menjadi salah satu destinasi liburan keluarga. Tentunya, itu lantaran suasana alam pegunungan kawasan puncak dengan udaranya yang bersih menjadi dambaan warga ibukota untuk berduyun duyun ke kawasan ini.

Bacaan Lainnya

Meraka rela macet-macetan sekedar untuk menikmati pemandangan alam kebun teh, menikmati kopi hangat maupun menyantap jagung rebus yang dijual oleh masyarakat lokal yang berjejer hampir disepanjang kelok jalur puncak.

Salah satu daya tarik yang ada dikawasan puncak adalah wisata Agro. Dengan harga tiket masuk dibandrol hanya Rp. 15.500 per orangnya. Wisata Agro yang berada di area gunung mas, dilengkapi dengan wahana permainan anak-anak maupun dewasa, berupa Kuda tunggang dan ATV.

Akan tetapi, selama Pandemi Covid 19 ini vila di kawasan puncak dilarang untuk disewakan. Namun tidak usah khawatir, Bagi yang ingin bermalam, wisatawan bisa mencoba fasilitas bermalam wisata Agro. Bermalam di tengah tengah hijaunya kebun teh.

Disana, para wisatawan dapat menikmati fasilitas bermalam unik berupa rumah kayu yang dapat dihuni oleh empat orang. Untuk harga menginapnya hanya satu jutaan.

“harga dipatok berkisar Rp 1.300.000. Sudah termasuk breakfast, tiket masuk jalan jalan di area kebun teh yang terhampar tidak jauh dari tempat penginapan. Juga ada pula hunian penginapan lainnya berupa bungalow,” ujar General Manager Wisata Agro, Eka Hikmat Karyadi, kepada radarbogor.id Sabtu (24/10/2020).

Sementara itu salah satu staff Wisata Agro Herma Herawati mengatakan, bahwa untuk berkunjung ke tempat ini, maupun bermalam. Para pengunjung wajib mematuhi protokol kesehatan. Pihaknya telah menyiapkan protokol kesehatan semaksimal mungkin.

Sebut saja, saat pengunjung akan memasuki gerbang masuk, maka akan dilakukan pemeriksaan suhu, maupun pengecekan penggunaan masker dan penyeprotan kendaraan, tempat mencuci tangan dititik- titik tertentu. “Kita terarpkan protokol kesehatan. Termasuk 3 M, mencuci tangan , menggunakan masker dan memjaga jarak,” tukansya. (all)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *