JAWA BARAT

KNPI Jabar Gelar Musda Akhir November

×

KNPI Jabar Gelar Musda Akhir November

Sebarkan artikel ini

BANDUNG – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Jawa Barat akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pada tanggal 26-27 November 2017.

Ketua DPD KNPI Jawa Barat Saca Suhendi mengatakan, semua program yang telah dicanangkan oleh dirinya pada periode 2014-2017 sudah hampir dilaksanakan semuanya, sehingga Musda kali ini menjadi hajatan besar bagi organisasi-organisasi pemuda di Jawa Barat dalam memilih kepemimpinan selanjutnya.

Bank bjb Tandamata

Bahkan kata dia, musda ini merupakan amanah yang harus dipertanggung jawabkan, karena merupakan keputusan dari hasil rapat pimpinan daerah (Rapimda).

“Periodesasi kita itu 2014-2017 di KNPI Jawa Barat hasil musda lembang di masa lalu program yang kita laksanakan sudah hampir tuntas semua tinggal Musda yang menjadi hajat terbesar di KNPI Jawa Barat dari hasil rapimda, karena itu adalah keputusan tertinggi setelah musda bahwa rapimda mengamanahkan untuk melaksanakan musda menyusun kepanitiaan DPD KNPI Jawa Barat untuk melaksanakan musda itu sudah kami tidak lanjuti melalui rapat harian, pleno, menyusun komposisi kepanitiaan, insha allah kepanitiaan sudah kita SK kan dan pelaksanaan musda direncanakan sesuai dengan kesepakatan kita hasil dari rapimda akan dilaksanakan pada tanggal 26 dan 27 November 2017,” ungkap Saca kepada RMOLJabar, Jumat (10/11).

Senada, Sekretaris SC Ari Prianto mengatakan, pra syarat untuk melaksanakan musda adalah dilaksanakan rapimda terlebih dahulu, segala keputusan di dalam rapimda kemudian ditindak lanjuti secara kepanitiaan.

“Hanya kesepakatan kemarin rapimda itu memutuskan penetapan tanggal musda, tempat musda, kepada tim verifikasi, tempat sendiri sudah di usulkan ke beberapa tempat dan akan di verifikasi juga diantaranya Karawang, Bekasi, Cirebon, tentu untuk menentukan siapa yang menjadi tuan rumah panitia akan bergerak melakukan pengecekan kesiapan,” ungkap Ari.

Selanjutnya ia mengatakan, semangat musda kali ini adalah kebersamaan artinya bagaimana musda ini menjadi suatu wadah dimana persoalan-persoalan pemuda dalam bentuk apapun dibahas, artinya ada tarik menarik yang sifatnya politik sosial kepentingan dan yang lainnya alangkah eloknya berumbuk di dalam musda ini.

“Sejauh mana aspirasi-aspirasi yang berkembang dari pemuda dan itu kita krotalisasi disana, sehingga dasar pelaksaan musda itu tidak terkonsentrasi pada estapet kepemimpinan, akan tetapi rangkaian musda ini banyak diantaranya mengkupas persoalan-persoalan pemuda di jawa barat baik yang nantinya akan menjadi konsumsi secara internal ataupun eksternal pemuda, adapun hasil keputusan menunjuk kepemimpinan selanjutnya, maka pemimpin tersebut merupakan representasi dari aspirasi-aspirasi dan persoalan pemuda,” tandasnya.[gun]