JAWA BARAT

Kemantapan Ruas Jalan Tasikmalaya Manonjaya Jadi Harapan Warga, PPK: Kami Pro Aktif

×

Kemantapan Ruas Jalan Tasikmalaya Manonjaya Jadi Harapan Warga, PPK: Kami Pro Aktif

Sebarkan artikel ini
Jalan Tasikmalaya-Manonjaya
Jalan provinsi ruas jalan Tasikmalaya-Manonjaya. (foto: ron's/ Radar Sukabumi)

TASIKMALAYA – Jalan merupakan infrastruktur yang penting dan sangat dibutuhkan masyarakat. Karena, selain menjadi sarana mobilitas, jalan merupakan urat nadi perputaran ekonomi disuatu wilayah.

Sebagaimana diketahui tahun 2024 ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), melalui UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Pelayanan (WP) V, saat ini tengah melaksanakan pengerjaan rekonstruksi jalan pada ruas jalan Tasikmalaya-Manonjaya (Bts Tasikmalaya/Ciamis). Tepatnya dari km BDG 122+700, km BDG 124+000, km BDG 127+000, hingga km BDG 130+000.

Bank bjb Tandamata

Pengerjaan rekonstruksi jalan pada ruas jalan tersebut dikerjakan oleh PT Trie Mukty Pertama Putra, yang notabene kualitas pengerjaannya sudah tidak diragukan lagi. Apalagi pada ruas jalan tersebut merupakan (alternatif) bagi pengguna jalan. Bahkan tentunya sarana lalu lintas ke beberapa Kabupaten/Kota termasuk menuju objek wisata pantai Pangandaran.

Yudi Ahmad Sudrajat selaku PPK pada UPTD PJJ-WP V melalui sambungan telepon ia mengatakan, bahwa pengerjaan rekonstruksi jalan pada ruas jalan tersebut saat ini memang sedang dikerjakan.

Dia menambahkan terkait teknis pekerjaan, pihaknya selalu pro aktif, termasuk melakukan pengawasan maupun konfirmasi di lapangan. “Kami (PPK) selama ini pro aktif kalau ada konfirmasi dilapangan. Dan, dilapangan sudah ada pengawasan,” kata Yudi, Kamis (30/5/2024).

Sebelumnya, Yudi menyampaikan, bahwa pengerjaan terus berprogres, bahkan saat ini telah memasuki pelapisan hotmix, kata dia, Rabu (29/5/2024) di kantor UPTD PJJ-WP V Tasikmalaya.

Ia mengatakan bahwa pada ruas jalan tersebut memang sebelumnya sedang dilakukan penaganan sementara. Mengingat, kata dia beberapa waktu lalu ada peninjauan Kepala Dinas PUPR provinsi Jabar.

Namun demikian, tambah dia, jika terdapat hasil temuan di lapangan terkait kegiatan pada ruas jalan tersebut, tentu menjadi masukan atau informasi berharga bagi pihaknya, pungkas Yudi.

Penuturan Ujang, salah seorang warga Manonjaya, menurutnya bahwa kontur tanah/jalan pada ruas jalan tersebut termasuk labil. Ia berharap dilakukan penanganan secara specifik dan berkualitas (kemantapan jalan). Jika tidak, dikawatirkan kondisi jalan cepat rusak.

“Ya, hampir sepanjang ruas jalan disini kondisi tanah (jalan) labil pak, maka lihat aja sendiri badan jalan kerap bergelombang dan turun. Jadi aspalnya harus benar-benar tebal dan teknik dasarnya yang baik,” tuturnya. (Ron)