Minyak Jelantah Disulap Jadi Sabun Hand Sanitizer

  • Whatsapp
Desa Karyamukti
Warga Desa Karyamukti mengikuti pelatihan membuat hand sanitizer.

KARAWANG Warga Desa Karyamukti, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Karawang mengikuti pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah. Dengan pelatihan yang diberikan, diharapkan bisa menambah pemasukan di tengah pandemi Covid-19 yang hingga kini masih melanda.

Kepala Desa Karyamukti Iim mengatakan, pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah itu diberikan oleh pegiat bank sampah kepada warga.

Bacaan Lainnya

Harapannya, melalui kegiatan itu bisa menambah pemasukan warga di tengah kondisi pandemi yang terjadi saat ini. “Warga yang ikut merupakan perwakilan dari setiap dusun yang ada di wilayah Desa Karyamukti,” katanya, Senin (8/11).

Dikatakan Iim, dalam pelatihan itu warga diajarkan cara membuat sabun dari minyak jelantah. Karena saat ini pandemi, warga dilatih membuat sabun dengan jenis hand sanitizer. “Karena hingga saat ini hand sanitizer masih sangat diperlukan baik di rumah maupun di perkantoran,” ujarnya.

Iim menambahkan, selain bisa menambah pemasukan, bahan baku minyak jelantah yang didapat dari warga juga bisa mengurangi pencemaran.

Karena nantinya tak ada lagi minyak goreng bekas pakai itu yang dibuang sembarangan di saluran air. “Karena ini bisa bermanfaat dengan diolah menjadi sabun,” ungkapnya.

Melalui hal itu, kata Iim, pastinya tak akan adalah pencemaran lingkungan dari minyak jelantah yang dibuang sembarangan. Dan dengan hal ini juga bisa mengubah perilaku masyarakat untuk hidup sehat dengan lingkungan yang asri.

“Mulai sekarang kita harus mengubah persepsi tersebut karena mencemari lingkungan. Jadi kita buat inovasi rubah perilaku warga,” kata Iim.

Ia menjelaskan, program pelatihan ini dilakukan melalui program sedekah minyak jelantah yang sudah dilakukan selama sebulan lalu. Di mana kegiatan itu juga didukung oleh seluruh warga Desa Karyamuktidi.

“Dan agar program ini berjalan dengan baik, kami menggandeng pegiat bank sampah Latanza dari Cikampek,” pungkasnya. (cr8)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *