Kabupaten BOGOR

Ternyata, Warga Lebih Takut Ditilang Polisi Ketimbang Virus Corona

×

Ternyata, Warga Lebih Takut Ditilang Polisi Ketimbang Virus Corona

Sebarkan artikel ini
Pemohon SIM di Polres Bogor tengah mencuci tangan dengan hand sanitizer.

BOGOR – Virus Corona nyatanya tak lebih menyeramkan ketimbang ditilang oleh polisi. Seperti yang dikatakan oleh Deni Supriyadi (19), Pemuda asal Desa Ciampea Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Ditemui di layanan Pembuatan dan Perpanjang Sim Polres Bogor, remaja berambut ikal itu tak takut mengunjungi tempat dengan kerumuman orang seperti di Polres Bogor. Meskipun saat ini wabah Virus Corona sedang ganas-ganasnya.

Bank bjb Tandamata

“Sumpah, saya lebih takut ditilang polisi daripada corona. Makanya saya bikin SIM ke Polres Bogor,” katanya sembari tertawa saat ditemui radarbogor.id (Group radarsukabumi.com) Selasa (17/3/2020).

Ucapanya itu sontak membuat sejumlah petugas dan para pemohon SIM lain ikut tertawa. “Iya, berkendara harus dilengkapi surat-surat biar gak ditilang,” timpal salah satu petugas SIM.

Sementara itu, pelayanan permohonan dan perpanjang SIM di Polres Bogor tetap berjalan.

“Layanan pembuatan SIM baru dimulai dari pukul 08.00 Wib s/d 15.00 Wib,” ujar Humas Polres Bogor, Brigadir Buana Adi Putra, kepada radarbogor.id Selasa (17/3/2020).

Adapun untuk pendaftaran perpanjangan mulai pukul 08.00 WIB s/d 10.00 WIB. Untuk pendaftaran menggunakan sistem online melalui website www.daftarsimbogor.com. “Proses pendaftaran satu hari sebelumnya,” tuturnya.

Sedangkan untuk jumlah pembuatan SIM baru dan perpanjangan kurang lebih 200 pemohon per hari. “Untuk antipasi corona, kita wajibkan pemohon mencuci tangan dengan hand sanitizer, juga tes suhu tubuh,” tukasnya. (all)