Disisi lain, persediaan peti jenazah juga saat ini masih terbatas.
Saat dikonfirmasi, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Juniarti Estiningsih mengaku, selain terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Bogor, angka kematian karena terpapar virus corona juga meningkat.
“Kemarin total yang dimakamkan ada delapan,” ucapnya.
Ketersediaan setiap harinya dalam kondisi seperti ini paling tidak ada 10 lubang yang tersebar di TPU Situgede dan Kayumanis.
“Sekarang TPU Mulyaharja, menerima warga terdekat yang meninggal terkonfirmasi positif, misal wilayah Bogor Selatan,” katanya. Sedangkan untuk non muslim Pemkot Bogor juga menyediakan di TPU Gununggadung.(ded/radar bogor)






