Kabupaten BOGOR

Niat Lamar Kekasih, Santri Asep Tewas Dianiaya

×

Niat Lamar Kekasih, Santri Asep Tewas Dianiaya

Sebarkan artikel ini

Padahal sebelum kejadian na­has itu, Asep sempat memban­tunya membetulkan handphone. “Nggak ada firasat apa pun. Se­belum berangkat, Asep benerin hp anak saya dulu. Namun pas dapat kabar, Asep sudah mening­gal dengan luka parah di bagian dada,” katanya sambil mengusap air mata.

Namun siapa sangka, keluarga mendapat kabar duka dengan penemuan mayat Asep di semak-semak. Ini berawal dari temuan warga Rancabungur dan peng­guna jalan digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki berpakaian koko tergeletak tak bernyawa di Jalan Rancabun­gur, Kampung Mekarsari, RT 01/01, Desa Mekarsari, Kecama­tan Rancabungur, kemarin (4/10) pagi.

Bank bjb Tandamata

Seorang saksi yang juga Ketua RW 05, Desa Mekarsari, Somad, mengaku mendapat laporan dari tukang rongsokan yang se­dang melintas bahwa ada may­at di pinggir jalan dalam posisi terlentang. Mayat tersebut dite­mukan sekitar pukul 08:45 WIB tanpa identitas.

”Saya lagi bersih-bersih tak jauh dari lokasi. Tiba-tiba pemulung bilang ‘ada mayat’. Saat ketemu, pakai baju koko, jam tangan dan sarung. Selain itu, ada luka sa­betan di bagian kepala,” ujar Somad.

Terpisah, Kapolsek Rancabun­gur Iptu Suparno mengatakan, setelah dilakukan pengecekan dan mendatangkan tim identi­fikasi dari Polres Bogor ke Tem­pat Kejadian Perkara (TKP), akhirnya kepolisian mengungkap jati diri korban dari sidik jari tangan korban. Korban diketahui bernama Asep, warga Kampung Panoongan, RT 02/04, Desa Kam­pungsawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor.

Saat ini, Suparno mengaku pihaknya belum bisa mengung­kap kronologis kejadian tersebut karena masih dalam tahap penyelidikan aparat kepolisian. Namun dari hasil olah TKP se­mentara, pihaknya menduga korban mengalami penganiay­aan dan pemukulan dengan benda tumpul hingga tewas.