Ketua ORARI Lokal Bogor, Dadang Iskandar menuturkan, kegiatan ini rutin dilaksanakan dua kali dalam satu tahun. JOTA ini ke 84 dan JOTI ke 42. Ia berharap kegiatan ini dapat bermanfaat dan tidak terlupakan karena tidak semua bisa mengikuti kegiatan ini.
“Tentunya hanya orang-orang yang terpilih,” katanya.
Kegiatan JOTA peserta menggunakan radio amatir. Sementara JOTI dapat menggunakan internet.
Ka Kwarcab sempat melakukan komunikasi dengan berbagai peserta JOTA-JOTI. Bahkan, sempat berinteraksi dengan anggota pramuka dari Nepal dan Amerika Serikat.
Editor: Rany






