BOGOR – Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto menjadi salah satu orang dalam pemantauan (ODP) Virus Corona.
Bima Arya menjadi ODP virus corona karena melakukan kunjungan kerja ke luar negeri.
Ada dua negara yang dikunjungi Bima Arya, salah satunya Azerbaijan. Negara ini tengah berjuang melawan wabah Virus Corona. Beberapa warganya terjangkit virus memastikan asal Wuhan China tersebut.
Menurut Bima, semua warga Kota Bogor yang baru pulang dari luar negeri, khususnya dari negara yang dinyatakan terjangkit Virus Corona harus menjalani pemantauan.
Bima Arya menyatakan dirinya siap dipantau setelah pulang dari luar negeri.
“Pasti, semua tanpa terkecuali,” kata Bima Arya kepada Pojokbogor lewat pesan singkat WhatsApp, Kamis (12/03/2020).
Bima mengungkapkan selama kunjungan ke luar negeri dirinya selalu menjaga tubuhnya agar tetap fit. Ia juga selalu menjaga pola makan sehat.
“Dan yang paling penting hindari berinteraksi dengan orang lain,” ucap Bima.
Sementara itu, Plt Dinkes Kota Bogor Sri Nowo Retno mengungkapkan semua orang yang baru pulang dari negara yang dinyatakan terjangkit COVID-19 akan dipantau setelah tiba Indonesia.
Menurutnya, orang dalam pemantauan akan menjalani masa inkubasi selama 14 hari untuk mengetahui ada tidaknya virus asal Tiongkok itu di tubuh seseorang.
“Nanti tim dari Puskesmas akan mengimbau agar orang dalam pemantauan itu tidak mengunjungi dulu ke tempat keramaian seperti mall atau lainnya. Kalau selama masa itu tidak menunjukan gejala sesuai ya artinya negatif COVID-19,” jelasnya.
Sri menambahkan, ada 20 orang yang telah dipantau kesehatannya di Kota Bogor. Tetapi, saat ini mereka yang dipantau selurhnya sudah terbebas dan dinyatakan negatif virus korona.
“Semua sudah negatif, setelah masa inkubasi 14 hari itu selesai,” pungkasnya.
(adi/pojokbogor)






