6 Korban Meninggal Longsor Empang Bogor Berhasil Dievakuasi

Petugas menggotong jenazah korban longsor di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan
Petugas menggotong jenazah korban longsor di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Jumat (17/3/2013). (ANTARA/HO/BPBD Kota Bogor)

BOGOR — Tim gabungan terdiri BPBD, TNI, Polri, Basarnas, Tagana dan relawan telah selesai mengevakuasi enam jenazah korban meninggal dunia yang tertimbun longsor reruntuhan tebing penahan tanah (TPT) rel kereta api di Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Jawa Barat.

“Alhamdulillah, sudah ditemukan pukul 13.30 WIB dua korban lagi. Jadi sudah selesai pencarian korban,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas di Kota Bogor, Jumat.

Bacaan Lainnya

Theo menyebutkan dua korban yang terakhir ditemukan adalah Yuli (65) dan bayi M. Yusuf (8 Bulan) merupakan anak dari Mustopa. Jenazah keduanya berhasil dievakuasi sehari setelah material longsor dikeruk menggunakan ekskavator bantuan dari PT KAI.

Sebelumnya, kehadiran ekskavator PP, Kamis (16/3) sore, telah menemukan dua korban sebelumnya atas nama Cucum (50) dan Azzam (5) dalam waktu lebih kurang dua jam. Namun demikian, membawa ekskavator ke lokasi longsor di bawah tebing penahan tanah (TPT) rel kereta api itu sempat mengalami kesulitan akses, karena terkendala gang sempit.

Pos terkait