Kabupaten Bandung

Kodim 0624 TMMD Reguler Ke-127: Penguatan Peran Masyarakat Desa dalam Pencegahan Paham Radikal dan Intoleran

×

Kodim 0624 TMMD Reguler Ke-127: Penguatan Peran Masyarakat Desa dalam Pencegahan Paham Radikal dan Intoleran

Sebarkan artikel ini
TMMD Reguler ke-127 tahun 2026
TMMD Reguler ke-127 tahun 2026, di Kampung Walini, Desa Patengang, Kec Rancabali, Kab Bandung. (foto: Istimewa)

KAB BANDUNG – Sebagai penguatan terhadap peran masyarakat desa dalam mendukung TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) reguler ke-127 tahun 2026, yang digelar oleh Kodim 0624/Kab Bandung.

Kegiatan TMMD reguler ke-127 yang dihadiri sekitar 100 orang tersebut berlangsung di Aula Walini, Kampung Walini atau tepatnya di RW 14, Desa Patengang, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Jumat (13/2/2026).

Bank bjb Tandamata

Dandim 0624/Kab Bandung Letkol Kav Samto Betah, S. Hub. Int diwakili Kasdim Mayor Inf Yevi Yuhana sebagai narasumber pada kegiatan yang mengusung tema: Penguatan Peran Masyarakat Desa dalam Pencegahan Paham Radikal dan Intoleran Guna Mewujudkan Desa Tangguh Ideologi.

Hadir dalam kegiatan tersebut yakni Sekretaris Kesbangpol Aam Rahmat, Kabid Kewaspadaan Daerah dan Kerjasama Intelijen Kesbangpol Kab Bandung Supriadi, dan juga Danramil 2414/Ciwidey Kapten Inf Supriyadi.

Selain itu, hadir pula Camat Rancabali Mamet Slamet, ada juga dari Yayasan Prabu Foundation Kab. Bandung Iwan Prahmana, serta para tokoh dan para Pemuda serta Pelajar se-Kecamatan Rancabali, Kab Bandung.

Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut narasumber Mayor Inf Yevi Yuhana, menyampaikan, bahwa Wawasan Kebangsaan merupakan fondasi utama dalam membentuk masyarakat yang memiliki rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara.

Serta komitmen kuat terhadap keutuhan NKRI. Untuk itu, nilai nilai tersebut perlu terus ditanamkan secara berkelanjutan, khususnya di wilayah pedesaan, agar masyarakat memiliki ketahanan ideologi yang kokoh serta tidak mudah terpengaruh oleh paham radikal dan intoleran, jelasnya.

Ia pun menegaskan melalui kegiatan TMMD ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat harus terus dipelihara dan ditingkatkan guna menciptakan wilayah yang aman, maju, dan berdaya saing, serta berlandaskan nilai-nilai kebangsaan yang kokoh.

“Sinergi yang berkelanjutan tersebut diharapkan mampu membangun Desa tangguh Ideologi sebagai Fondasi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (*)