Jatuh Dari Ketinggian 50 Meter Gunung Parang, AKBP Andy Nurwandy Tewas

Pendaki di Gunung Parang

Polres Purwakarta memastikan korban meninggal dunia karena kecelakaan saat menaiki tebing Gunung Parang, Purwakarta adalah AKBP Andy Nurwandy. Pejabat merupakan Kasubbid Oras Bidang Layanan Masyarakat Baintelkam Polri.

“Korban jatuh dari ketinggian 50 meter di gunung yang terletak di Desa Sukamulya, Kecamatan Tegalwaru. Korban mendaki dengan adik dan anaknya,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, Minggu (15/12).

Bacaan Lainnya

Saat korban berada di ketinggian sekitar 50 meter, tali pendakian yang merupakan salah satu alat perlengkapan panjat tebing yang digunakan putus dan tubuh korban jatuh.

Pada saat tubuh korban terhempas di bawah, masih ada detak jantung. Namum dalam perjalanan ke rumah sakit, sekitar pukul 16.00 WIB nyawa korban tidak tertolong.

Jajaran Polres Purwakarta telah melaksanakan prosesi penyerahan jenazah almarhum Andy dari pihak keluarga kepada negara yang berlangsung di rumah duka di Kampung Jatijajar RT 09 RW 03, Desa/Kecamatan Sukatani, Purwakarta.

Dari keluarga, jenazah almarhum Andy diserahkan kemudian diterima oleh Kaba Intelkam Polri melalui Direktur Intelkam Polda Jawa Barat Kombes Pol. Dedy Kusuma Bakti.

Untuk penyebab terjatuhnya AKBP Andy di Gunung Parang, pihak kepolisian sampai dengan saat ini sedang melakukan pendalaman guna penyelidikan. (rmol)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *