Reses di Cibitung Lina Ruslinawati Dibanjiri Aspirasi Warga Soal Pertanian

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD, Lina Ruslinawati
SERAP ASPIRASI : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD, Lina Ruslinawati saat menerima aspirasi dari warga Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi

SUKABUMI — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD, Lina Ruslinawati kembali melanjutkan kegiatan Reses ke 1 Tahun Sidang 2022-2023. Kali ini Anggota DPRD Jabar dari Fraksi Gerindra ini melakukan reses di dua Desa di Kecamatan Cibitung Kabupaten Sukabumi.

Untuk titik desa pertama dilakukan di Desa Banyumurni, disana Lina memaparkan beberapa program Jawa Barat khsususnya di Komisi II DPRD Jawa Barat tentang pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut mendapatkan sambutan baik dari warga desa, terbukti ada beberapa warga yang mengusulkan beberapa aspirasi diluar dari hasil musyawarah desa yang diserahkan langsung oleh kepada Desa kepada dirinya.

Bacaan Lainnya

“Untuk Aspirasinya, adalah menjadikan Desa Banyumurni sebagai Desa perikanan demi menumbuhkembangkan roda perekonomian di sektor Perikanan, “terangnya.

Sementara untuk Aspirasi di Desa Cibodas, Dirinya menerima usulan dari masyarakat terutama di Bidang pertanian dan pariwisata. Untuk di bidang pertanian, dirinya mendapatkan keluhan dari penyuluh petanian dan petani yang mengeluhkan nasibnya sebagai penyuluh pertanian yang kurang mendapatkan perhatian pemerintah.

“Aspirasinya warga di desa Cibodas soal pertanian, baik dari penyuluh PPL yang memerlukan perhatian pemerintah, kemudian keluhan soal pupuk mahal dan akses jalan usaha tani yang rusak, “bebernya.

Dalam kesempatan itu juga, Legislator asal Kota dan Kabupaten Sukabumi ini menjelaskan bahwa beliau sudah memperjuangakan nasib para penyuluh PPL bahkan beliau konsen terhadap para penyuluh pertanian jawa barat, dimana beliau selalu berupaya semaksimalkan munggkin untuk menaikan anggaran provinsi Jabar kepada sektor pertanian agar hal ini bisa berbanding lurus dengan kebutuhan di dunia pertanian,.

“Perihal subsidi pupuk dan jalan usaha tani, ini merupakan pekerjaan rumah yang nantinya akan dia bawa di Jawa Barat, terutama persoalan jalan usaha tani karena hal itu merupakan salah satu faktor yang menentukan keberhasilan para petani, “tukasnya. (adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *