SUKABUMI — Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Lina Ruslinawati menyarankan pemerintah pusat untuk melakukan pengkajian ulang Penggunaan Aplikasi MyPertamina, menurutnya banyak warga yang mengeluh khususnya para supir anggkot. Seperti aspirasi di Desa Karawang Kabupaten Sukabumi yang sebagian warganya jadi supir angkot yang mengeluhkan Penggunaan Aplikasi MyPertamina.
“Kami meminta kepada pemerintah untuk mengkaji ulang soal kebijakan Penggunaan Aplikasi MyPertamina, bagi masyarakat menengah keatas mudah-mudah saja. Tapi masyarakat bawah kan menyulitkan, banyak masyarakat kecil yang masih susah menggunakan aplikasi, “jelas Lina Ruslinawati usai mengadakan reses ke III masa sidang 2022 di Desa Karawang Kecamatan Sukabumi, Kamis (07/07/2022)
Dirinya juga mengakui kurang faham tentang kebijakan pemerintah yang diberlakukan oleh BUMN tersebut. Menurutnya banyak masyarakat saat ini memang belum faham tentang teknologi, dan tidak semua masyarakat memiliki perangkat HandPhone Android yang canggih.
“Bagi masyarakat kecil jangankan faham teknologi, sarana atau HandPhone androidnya kadang tidak memiliki, kalaupun memiliki mereka belum tentu bisa mengoperasikannya. Itinya mereka belum siap dengan kebijakan pemerintah tersebut, untuk itu saya mendorong pemerintah untuk kaji ulang kebijakan tersebut, “tegas Legislator Jawa Barat dari Fraksi Gerindra. (adv)






