CIANJUR

Terkuak, Misteri Mayat Warga Arab Gegerkan Warga Bojongmeron

CIANJUR – Misteri meninggalnya warga Gang Bombay Kampung Bojongmeron RT 01 RW 08, Kelurahan Solokpandan, Cianjur, akhirnya terungkap.

Senin (28/10), mantan istri almarhum beserta Ketua RW 08 mendatangi Kantor Polsek Cianjur Kota untuk mengkonfirmasi kejadian tersebut.

Mantan istri korban yang enggan disebutkan namanya menuturkan, almarhum sudah mengidap sakit cukup lama. Bahkan, peyakit yang diderita korban sudah diderita sejak keduanya berpisah 10 tahun yang lalu.

“Yang saya tahu, almarhum itu memang lagi sakit pas pisah sama saya. Kalau mengenai sakitnya itu kurang tahu. Tapi kalau tidak salah batuk menahun dan setelah pisah tidak ada komunikasi lagi,” ujarnya ditemui di Polsek Cianjur Kota, Senin (28/10).

Dirinya mendapatkan kabar mengenai meninggalnya mantan suami dari salah satu kerabatnya. Pihak keluarga sendiri menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban. Rencananya, korban akan dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) di Pamoyanan.

Sementara itu, Tehnisi Forensik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur, Soni Irawan menuturkan, dari hasil pemeriksaan luar, tidak ditemukan adanya bekas kekerasan dari tubuh korban.

Hanya saja, kondisinya sudah mengalami proses pembusukan karena korban diperkirakan meninggal sudah tiga hari sebelumnya. “Tidak ada bekas kekerasan maupun luka di jenazah, selain itu juga keluarga menolak untuk dilakukan autopsi, sehingga kita serahkan ke pihak keluarga untuk segera dimakamkan,” paparnya.

Warga beserta perangkat setempat rencananya akan melakukan pembersihan kediaman almarhum agar bau menyengat tidak sampai mengganggu lingkugan sekitar.

“Nanti rencananya akan kita bersihkan agar tidak mengganggu masyarakat serta tetangga sekitar,” ujar Ketua RW 08, Ayi Zenal Abidin.

Diberitakan Radar Cianjur sebelumnya, Abdur Rozak (60), asal Timur Tengah (Timteng), ditemukan sudah tidak bernyawa, Minggu (27/10) sekitar pukul 18.30 WIB. Tubuh korban sudah membusuk di rumahnya di Gang Bombay Bojongmeron RT 01 RW 08, Kelurahan Solokpandan.

Korban baru ditemukan meninggal setelah warga mencium bau menyengat dari dalam rumahnya. Berdasarkan keterangan warga sekitar, sebelum ditemukan meninggal, korban sempat bertegur sapa saat berangkat shalat Jumat ke Masjid Agung pada Jumat (25/10).

Warga juga mengenal Abdur Rozak cukup tertutup dan tinggal sendiri selama 10 tahun terakhir. Ia juga dikenal kerap mengikuti tabligh akbar di berbagai daerah.

(kim)

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *