“Petugas menggunakan alat berat untuk membersihkan material longsoran yang menutup alat berat bersama operatornya itu, selang tiga jam jasad korban berhasil ditemukan dalam kondisi tertelungkup dan langsung dievakuasi,” katanya.
Pihaknya bersama petugas dari kepolisian memasang garis polisi agar warga dan pekerja galian tidak mendekati lokasi yang masih rawan terjadi longsor susulan karena tanah tebing masih labil. Sementara keterangan dari saksi mata menyebutkan, longsor yang terjadi secara tiba-tiba itu saat Maman dan alat berat yang dioperasikannya tengah mengeruk tebing setinggi 25 meter, namun tiba-tiba longsor dan langsung menimpa alat berat itu.
“Korban tidak sempat menyelamatkan diri, sehingga langsung terkubur bersama alat beratnya, kami sempat melakukan pencarian sambil menunggu petugas Basarnas yang langsung dihubungi pengelola galian,” kata saksi mata warga sekitar, Rojiman (42).(*)






