CIANJUR

Kantor DPC PDIP Cianjur Diteror Bom Molotov

CIANJUR – Kantor Dewan Perwakilan Cabang (DPC) PDI Perjuangannya Kabupaten Cianjur dilempar bom molotov oleh orang tak di kenal pada Jumat (7/8) dini hari. Insiden ini mengakibatkan bagian depan kantor partai berlambang banteng moncong putih itu terbakar.

Ledakan bom molotov yang dilempar ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur sempat terdengar oleh dua orang staf PDI Perjuangan.

Seorang saksi mata, Didin Syarifudin (40) mengatakan, saat mendengar suara letusan ia sedang berada di bagian lantai atas gedung dekat gerbang.

“Kami bergegas memadamkan api,” katanya kepada RADARCIANJUR (radarsukabumi.com group) Jumat (7/8/2020)

Ia mengatakan, aksi pelemparan bom molotov ke kantor DPC PDI Perjuangan juga sempat terekam kamera CCTV.

“Aksi pelemparan dilakukan oleh dua orang yang mengendarai motor. Pelemparan bom molotov dilakukan dari arah samping kiri kantor,” ujarnya

Didin mengatakan, pada rekaman CCTV yang terjadi sekitar pukul 02.15 WIB itu, kamera hanya mampu merekam detik-detik ledakan, sementara itu kedua pelaku tidak terekam dengan jelas

“Dua pelaku memakai motor, mengendap melalui benteng kiri gedung dan melempar dari kiri, saya langsung bergegas keluar setelah mendengar bunyi ledakan,” kata Didin.

Kasus pelemparan bom molotov ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur pada Jumat (7/8) dini hari turut mendapatkan perhatian dari Sekjen DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Cianjur, Hendi Mulyana.

Menurutnya, tindakan radikal tersebut sangat meresahkan. Tidak hanya untuk partai politik (parpol) tapi masyarakat Cianjur khususnya.

“Ini tentunya saya sangat mengutuk keras kepada pelaku pelemparan bom molotov ke kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur, apapun bentuknya itu termasuk perbuatan tidak terpuji,” ujarnya.

Selain itu, ungkapan tersebut sebagai bentuk simpati dan dukungan moril terhadap sesama parpol di Kabupaten Cianjur. Menurutnya, bagaimana pun semua elemen harus menjaga kondusifitas menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

“Ini merupakan dukungan moril terhadap sesama parpol dan saling menjaga kondusifitas menjelang Pilkada,” paparnya.

Dirinya pun berharap pelaku dapat segera ditangkap dan dihukum atas tindakan yang mengganggu kamtibmas di Kabupaten Cianjur.

“Kita meminta kepada aparat penegak hukum untuk mengusut kasus tersebut dan menangkap pelaku,” tegasnya. (kim)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button