CIANJUR

Ada 1.049 Suara Pilkades di Gunungsari Lenyap, Kok Bisa Ya?

CIANJUR, RADARSUKABUMI.com -Puluhan massa pendukung tiga calon kepala Desa Gunungsari menggeruduk kantor Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Senin (2/3) pagi. Kedatangan mereka karena merasa kecewa terhadap panitia pilkades terkait adanya fakta bahwa 1.049 suara warga di satu TPS yang lenyap karena tak bisa digunakan untuk mencoblos.

Sebagai luapan emosi beberapa warga meraungkan knalpot motor, lalu merangsek masuk ke aula desa. Ketua Tim Calon Kades Nomor 4, Unang Firmansyah mengatakan, kedatangan warga merupakan aspirasi masing-masing yang menginginkan adanya pemungutan suara ulang. “Di lapangan ada satu TPS ada sekitar 1.049 warga yang tak bisa mencoblos,” ujarnya.

Ia menambahkan, seharusnya panitia berusaha menunggu atau memberitahu warga yang telah masuk daftar C6 agar mencoblos. “Banyak yang bisa dilakukan panitia. Bisa menyuruh orang untuk menjemput atau memberitahu tetangga dan keluarganya agar datang ke TPS,” tutur Unang.

Kedatangan puluhan warga untuk menyampaikan aspirasi ke kantor desa kemarin itu akhirnya diterima oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Ketua BPD Gunungsari, Hermanto mengungkapkan, pihaknya sudah menerima surat atasnama calon yang keberatan dan menginginkan audiensi. “Permasalahan kemarin yang kami terima adalah DPT. Lalu ada dugaan pemilihan ganda, verifikasi administrasi. Mereka yang keberatan adalah calon kades nomor dua, nomor tiga, dan nomor empat,” ungkap Hermanto.

Ia menuturkan, BPD sudah berupaya memanggil panitia dan meminta agar panitia berusaha untuk menyiapkan jawaban atas keberatan warga.

Kabid Ekbang BPD, Deni Ahmad Munawar mengatakan, apa yang dikeluhkan warga adalah permasalahan teknis yang dilakukan panitia dalam menjalankan aturan main. “Hari ini (kemarin, red) kami akan tanyakan kembali apa yang menjadi tuntutan warga. Kami juga akan meneruskan aspirasi ini ke kecamatan untuk diteruskan ke kabupaten,” ujar Deni.(dil/RC/izo/rs)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button