Bikin Ricuh, Tiga Debt Collector Jadi Tersangka

  • Whatsapp
Kericuhan antara debt collector dengan ojol

RADARSUKABUMI.com – Debt collector atau dikenal dengan mata elang kembali berulah. Dengan bermodalkan surat kuasa dari perusahaan pembiayaan atau finance, mereka mengambil paksa kendaraan milik driver ojek online. Namun pemaksamaan ini berujung bentrokan antara kelompok ojek online dengan sejumlah debt collector pada Selasa (18/2). Kasus ini telah ditangani Unit Reskrim Polres Metro Jakarta Timur dan telah menetapkan tiga tersangka dari debt collector.

Kepala Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo, mengatakan, pihak kepolisian telah menetapkan tiga tersangka dan semuanya dari pihak debt Collecter.

Bacaan Lainnya

“Tiga orang yang telah kita tetapkan sebagai tersangka dan semuanya adalah debt collector,” ujarnya.

Ia menambahkan, ketiga tersangka tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal yang berbeda.

“Untuk inisial DL kita kenakan pasal 170, dan untuk AD dan HW Pasal 365 yo 35 dan atau Pasal 335,” tegasnya.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Arie Ardian Rishadi, menjelaskan, bentrokan antara ojol dan debt collector tidak dapat dihindari karena sejumlah pengemudi ojek online yang kebetulan melintas di wilayah itu mencoba untuk membantu. Berawal dari cekcok mulut kemudian terjadi baku hantam.

“Ada orang yang mengaku pemegang kuasa resmi dari pihak finance, datang mengambil sepeda motor. Dikerumuni debt collector ini sama ojol yang ada di situ,” kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur.

Tapi menurut Arie, keributan ini tidak meluas hingga terjadi kerusuhan. Apalagi ada penyerangan di lokasi yang menjadi tempat berkumpul orang orang yang merupakan penagih tunggakan motor itu. Sementara itu pihak para pengemudi ojek online menuntut pada pihak kepolisian agar memproses kasus tersebut, untuk diproses sesuai hukum yang berlaku. (mtr/izo/rs)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *