Penyakit yang berkaitan dengan gigi menduduki puncak kedua setelah ISPA dengan jumlah penderita yang tercatat Dinkes sebanyak lebih dari 20 ribu orang.
Penyakit-penyakit berikutnya adalah penyakit dyspepsiayakni penyakit gangguan daerah penelanan, nasofaringitis akut, faringitis akut,hipertensi, miyelgia (sakit kepala), ISPA lainnya, demam yang tidak diketahui penyebabnya, dan penyakit diabetes.
“Semua penyebabnya rata-rata disebabkan karena pola hidup yang kurang baik,” ujarnya.
Ia mencontohkan penyakit hipertensi dan diabetes dialami karena pola makan yang tak sesuai.
Orang-orang saat ini kebanyakan butuh makanan yang praktis, seperti junk food yang tinggi garam dan cenderung tak memilih makanan karena sibuknya aktivitas sehari-hari.
Dengan pola makan yang seperti itu, maka masyarakat lebih rentan terjangkit penyakit. Dan kedua penyakit itu merupakan penyakit yang bukan menular. Namun, murni akibat dari pola hidup yang tak ideal.





