Gubernur Jabar Bakal Berkantor di Bekasi

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

CIKARANG PUSAT – Adanya rencana Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK) akan berkantor di Kabupaten Bekasi, diharapkan jangan dinilai sebagai pencitraan semata. Melainkan, ada bentuk kongkrit dari orang nomor satu di Jawa Barat ini.

Hal ini disampaikan Aktivis Muda Bekasi, Jaelani Nurseha. Kata dia, permasalahan di Kabupaten Bekasi saat ini cukup banyak.

Bacaan Lainnya

Diantaranya, sebagai daerah yang memiliki kawasan industri terbesar se Asia Tenggara, tapi angka penganguran cukup banyak, belum lagi masalah infrastruktur, dimana kondisi jalannya banyak yang rusak.

Selain itu, fasilitas sekolah dan masalah lingkungan hidup. ”Jadi, Pak Gubernur ada gebrakan yang mau dilakukan, dan Pak Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan, kebetulan bawahan langsung dari Provinsi Jabar, sehingga bisa lebih mudah untuk mengintervensi kinerja agar lebih baik, dan cepat. Tujuannya untuk kepentingan masyarakat juga,” bebernya.

Menurut dia, dengan adanya kebijakan yang langsung dari Gubernur Jabar, dampaknya bisa lebih berpengaruh, terlebih dengan intervensi anggaran melalui anggaran Bantuan Provinsi (Banprov).

“Kami berharap, di tengah pandemi Covid-19, yang mana ada kebijakan refocusing anggaran, Pak Gubernur, bisa mengeluarkan kebijakan melalui intervensi anggaran untuk Kabupaten Bekasi,” ujarnya.

Sementara itu, Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan menjelaskan, pihaknya telah mengajukan rencana kegiatan, terkait kunjungan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang akan berkantor di Pemkab Bekasi.

“Kami sudah mengidentifikasi berbagai program dan kegiatan, termasuk bersurat juga ke beliau (Gubernur,Red), mengenai persiapan berbagai kegiatan,” ucap Dani.

Selain untuk mendukung kinerja Pj Bupati yang baru menjabat selama dua bulan, kunjungan Ridwan Kamil, juga diharapkan bisa mencarikan solusi berbagai permalasahan yang terjadi di Kabupaten Bekasi.

Agenda yang diajukan, yakni beberapa permasalahan yang membutuhkan koordinasi, sehingga persoalan tersebut bisa langsung didengarkan oleh gubernur, dan cepat diselesaikan.

“Memang Pak Gubernur berencana mau berkantor di Kabupaten Bekasi, untuk memberi dukungan penyelenggaraan pemerintahan, dan ikut mencarikan solusi, termasuk mengkoordinasikan ke pemerintah pusat,  adanya kebijakan yang masih terkendala di Kabupaten Bekasi,” tutur Dani.


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *